Purwodadi (Kabarpas.com) – Sebuah gudang kapuk milik H. Damanhuri, (50), warga Desa Semambung, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan dilalap si jago merah. Meski demikian, tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun, kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Informasi yang dihimpun Kabarpas.com di lokasi menyebutkan, kebakaran ini diduga akibat percikan api dari salah satu mesin molen yang menyambar tumpukan kapuk. Tak ayal, bahan mudah terbakar yakni kapuk dan kayu yang ada di dalam gudang menyebabkan api dengan cepat membesar dan membakar seluruh isi gudang kapuk tersebut.
“Dugaan sementara kebakaran ini karena arus pendek,” ujar Supaat, salah satu warga kepada Kabarpas.com, saat ditemui di lokasi, Minggu (27/11/2016) siang.
Ia menambahkan, pada awal mula kebakaran berlangsung. Sejumlah warga dibikin panik, mereka pun kemudian langsung mendatangi lokasi kejadian guna memadamkan si jago merah yang sedang mengamuk tersebut.
“Dugaannya api berasal dari mesin molen yang mengalami kerusakan pada klaker sehingga menyebabkan percikan api. Dan kemudian api langsung dengan seketika sudah membesar,” terangnya kepada Kabarpas.com.
Beruntung api berhasil dipadamkan, setelah dua mobil pemadam kebakaran dari pabrik Sampoerna dan Pemkab Pasuruan datang ke lokasi untuk melakukan pemadaman dengan dibantu oleh warga setempat.
“Info dari Pak Camat, kalau untuk bangunan gudang kerugiannya yaitu mencapai sekitar Rp 20 juta,” kata Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Bakti Jati Permana, kepada Kabarpas.com. (ton/sym).


















