Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 30 Nov 2016

Hendak Pulang ke Rumah, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember Tewas Usai Tabrak Truk


Hendak Pulang ke Rumah, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember Tewas Usai Tabrak Truk Perbesar

Kraksaan (Kabarpas.com) – Sungguh naas yang dialami oleh Wahyu (22), mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jember ini. Ia meregang nyawa usai menabrak truk di barat jembatan Semampir, Kelurahan Semampir, Kota Kraksaan, Probolinggo.

Informasi yang dihimpun Kabarpas.com menyebutkan, kala itu korban hendak pulang ke rumahnya di Desa Bulang, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, yaitu dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Byson bernopol N 3493 QT.

Korban sendiri melaju dari arah timur ke barat. Sesampai di tkp, korban berusaha menyalip truk gandeng dengan nopol H 1789 DH, yang disopiri Maslikan (45), warga Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Namun, usai menyalip truk bermuatan tembakau itu, tanpa disadari korban, di depannya muncul truk fuso  bernDK 9419 FF yang dikemudikan Yudistira (50), warga Mojoarno, Kabupaten Jombang. Akibat jarak yang terlalu dekat, motornya menabrak truk bermuatan palet ikan itu.

“Korban tadi ngendarainya kencang dan posisi nyalip. Ia pun nabrak sendiri sehingga kepala dan badannya terbentur hebat. Badannya penuh luka dan darah. Mungkin capek dia itu jadi terburu-buru untuk sampai di rumah,” kata Murtiningsih, salah satu saksi mata kepada Kabarpas.com, Rabu (30/11/2016).

Akibat benturan keras itu, sepeda motor korban rusak parah dan terlindas truk fuso. Sementara tubuh Wahyu terpental ke sisi selatan jalan dan masuk ke bawah kolong truk gandeng. Dan korban pun tewas seketika di TKP.

“Saya sudah pelan bahkan sempat berhenti. Dia kencang menabrak saya, jatuh dan terlindas. Itu ada saksinya pengendara di belakangnya,” kata sopir truk fuso, Yudistira.

Sementara itu, menurut petugas Satlantas Polres Probolinggo Bripka Prayudi mengatakan, berdasarkan olah tkp, kecelakaan itu murni karena kelalaian korban saat berkendara. Diketahui, korban menyalip kendaraan lain di jalur garis putih panjang. “Kami masih memeriksa beberapa saksi-saksi, termasuk dua sopir truk. Dari hasil olah TKP sementara, laka ini disebabkan kelalain korban,” terangnya, ditemui di

Kini, jasad korban oleh petugas dievakuasi ke kamar mayat RSUD Waluyojati Kraksaan. Akibat trabrakan maut ini, jalur pantura Probolinggo-Banyuwangi mengalami kemacetan parah hingga 3 kilometer. (sam/gus).

Artikel ini telah dibaca 33 kali

Baca Lainnya

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Insan Pers, Bersama Pacu Perlindungan Jutaan Pekerja Jawa Timur yang Belum Terkaver

25 Juni 2026 - 11:11

Kepesertaan JKN Sentuh 99,96 Persen, BPJS Kesehatan Pasuruan Fokus Kejar Target Keaktifan Kartu

25 Juni 2026 - 09:32

Mas Adi: Kota Pasuruan Harus Jadi Rumah untuk Semua, Termasuk Lansia

24 Juni 2026 - 13:14

Pengurus APINDO Kota Pasuruan Dikukuhkan, Mas Adi Minta APINDO Jadi Mitra Strategis 

23 Juni 2026 - 19:49

Pemkot Pasuruan Optimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026

23 Juni 2026 - 08:02

Trending di Berita Pasuruan