Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Lintas Kabarpas · 5 Des 2016

Terganjal Masjid dan Makam, Tol Pasuruan-Probolinggo Terpaksa Digeser


Terganjal Masjid dan Makam, Tol Pasuruan-Probolinggo Terpaksa Digeser Perbesar

Tongas (Kabarpas.com) – Proyek pembangunan tol Pasuruan-Probolinggo (Pas-Pro) sepanjang 31,3 kilometer (km), terkendala adanya tempat ibadah berupa masjid dan tempat pemakaman umum (TPU), yang terletak di Desa Weringinanom, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Untuk meredam gejolak dan menjaga kondusifitas, tim pembebasan lahan tol Pas-Pro, akhirnya terpaksa memutuskan untuk mengeser rencana ruas tol yang akan melewati daerah tersebut.

Hal itu disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Pas-Pro Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, Agus Minarno, Senin (5/12/2016) siang, saat melakukan pembayaran pembebasan lahan di Desa Tongaswetan, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo.

“Ruas jalan tol yang akan dibangun kami putuskan untuk digeser. Jaraknya juga tidak jauh, hanya sekitar 10 meter hingga 12 meter,” kata Agus Minarno.

Ditambahkan, pertimbangan tim untuk menggeser ruas jalan tol Pas-Pro, adalah untuk menjega kondusifitas di masyarakat sekitar lokasi. Apalagi masyarakat yang tanahnya terkena pembebasan lahan, juga sudah merelakan tanahnya dibeli untuk kepentingan umum.

“Masyarakt sudah enak dan benar-benar sadar jika pembangun tol untuk kepentingan umum dan kelancaran ekonomi. Makanya proses pembebasan berlangsung cepat. Total lahan yang sudah dibebaskan sudah 75% dan tidak ada kendala lain lagi,” terangnya.

Selain itu, harga lahan yang dibayarkan oleh pihak Kementerian PU-PR untuk lahan tol Pas-Pro, paling rendah sebesar Rp 260.000/meter persegi dan paling tinggi Rp 580.000/meter persegi. Sedangkan kendala dari pemilik lahan secara keseluruhan, hanya disebabkan karena belum selesainya administrasi. Berupa masalah waris pemilik lahan dan tanah sudah terlanjur digadaikan.

“Kurang 25% itu karena kendala administrasi, masalah klasik warga. Tapi pada prinsipnya bisa terselesaikan, hanya butuh waktu saja,” ujar Agus.

Untuk sekedar diketahui, jalan tol Pas-Pro, sepanjang 31,3 km, terdiri dari tiga seksi. Yakni seksi 1 Grati-Nguling sepanjang 8 km, seksi 2 Nguling-Sumberasih 6 km dan seksi 3 Sumberasih-Leces 16 km. Lahan dibutuhkan seluas 271 hektar (ha), terdiri dari 3.000 bidang tanah. (***/hrj).

Artikel ini telah dibaca 18 kali

Baca Lainnya

Blusukan ke Pasar Maron, Wabup Probolinggo Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

2 Juni 2019 - 09:52

KLHK Verifikasi SMPN 1 Pajarakan Menuju Adiwiyata Nasional

23 November 2018 - 06:22

Pemkab Probolinggo Data Bahan Pangan Asal Hewan

23 November 2018 - 02:10

Rilis Aplikasi Layanan Perpustakaan Digital

22 November 2018 - 15:23

Kecamatan Dringu Raih Juara Umum Porkab Probolinggo

22 November 2018 - 04:15

Tujuh Bulan Mengabdi Sebagai Pj Bupati Probolinggo, Tjahjo Widodo Resmi Dilepas

22 November 2018 - 01:33

Trending di KABAR NUSANTARA