Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Lintas Kabarpas · 14 Des 2016

Waspada, Gunung Bromo Mulai Lontarkan Bola Api


Waspada, Gunung Bromo Mulai Lontarkan Bola Api Perbesar

Sukapura (Kabarpas.com) – Para wisatawan yang hendak ke Kawah Gunung Bromo di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura menuju Probolinggo yang bersatus waspada terus menggeliat. Pasalnya, beberapa hari terakhir terjadi lontaran material vulkanik di radius 1 kilometer dari bibir kawah.

Hal itu di jelaskan oleh Babinsa  Ngadisari, Koramil Sukapura Kodim 0820 Probolinggo, Serma Nurhuda Dodik. Menurutnya, pihaknya menemukan material baru yang dilontarkan dari dalam kawah Gunung Bromo.

“Kami pastikan itu material baru karena masih terlihat bersih belum bercampur debu, itu di lontarkan dari dalam Bibir Kawah,” ujar Babinsa Desa Ngadisari Serma Nurhuda Dodik kepada Kabarpas.com, Rabu (14/12/2016).

Dijelaskan, lontaran material itu ditemukan pada Senin (12/12/2016) sekitar pukul 05.30, yakni terjadi lontaran material berupa bola api naik ke atas seperti berputar menyala merah. Material ini terlontar bersamaan dengan asap yang naik dari kawah Gunung Bromo. Lontaran itu kemudian menyebar ke beberapa titik namun berwarna merah, ungu, biru dan beberapa warna yang lain.

“Sekitar setengah jam kemudian saya bersama warga kemudian menuju lokasi kawasan naik sekeliling kawah sampai ke puncak kawah gunung Bromo, dan mendapati beberapa bebatuan yang baru terlontar itu,” ujarnya kepada Kabarpas.com.

Sementara itu, dari hasil pantauan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pos pengamatan Gunung  Bromo, lontaran material tersebut tidak teramati. Karena kondisi di sekitar Gunung Bromo yang mempunyai ketinggian 2329 mdpl, sedang terjadi hujan. Sementara tremor dengan amplitudo maksimal (amax) antara 0.5-6 mm, dominan 1 mm.

“Erupsi Gunung Bromo belum stabil, karenanya masyarakat dan wisatawan/pendaki tidak diperbolehkan memasuki kawasan dalam radius 1 kilometer dari kawah aktif. Sebab sewaktu-waktu terjadi lontaran material dari dalam kawah yang membahayakan keselamatan manusia,” pungkas salah satu pengamat gunungapi Bromo Nur Hidayat. (sam/gus).

Artikel ini telah dibaca 29 kali

Baca Lainnya

Blusukan ke Pasar Maron, Wabup Probolinggo Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

2 Juni 2019 - 09:52

KLHK Verifikasi SMPN 1 Pajarakan Menuju Adiwiyata Nasional

23 November 2018 - 06:22

Pemkab Probolinggo Data Bahan Pangan Asal Hewan

23 November 2018 - 02:10

Rilis Aplikasi Layanan Perpustakaan Digital

22 November 2018 - 15:23

Kecamatan Dringu Raih Juara Umum Porkab Probolinggo

22 November 2018 - 04:15

Tujuh Bulan Mengabdi Sebagai Pj Bupati Probolinggo, Tjahjo Widodo Resmi Dilepas

22 November 2018 - 01:33

Trending di KABAR NUSANTARA