Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 28 Des 2016

Bengkel di Nguling Ini Banjir Pesanan Klakson ‘Om Telolet Om’


Bengkel di Nguling Ini Banjir Pesanan Klakson ‘Om Telolet Om’ Perbesar

Nguling (Kabarpas.com) – Sejak beberapa hari terakhir ini, sebuah bengkel yang terletak di Desa / Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, mulai banjir pesanan klakson ‘Om Telolet Om’. Bahkan, sang pemilik bengkel mengaku, kalau saat ini dirinya kewalahan menerima pesanan klakson yang beberapa waktu lalu sempat menjadi viral di sosial media (Sosmed).

“Pada waktu sebelum ramai seperti sekarang, biasanya setiap hari saya hanya mengerjakan tiga hingga lima klakson.Tapi, saat ini saya harus menyelesaikan lima hingga sepuluh klakson ‘Om Telolet Om’,” kata Gito (49), salah seorang pembuat klakson di bengkel tersebut kepada Kabarpas.com, Selasa (27/12/2016).

Selain itu, Gito mengaku bahwa saat ini penghasilannya pun menjadi naik tajam hingga 85 persen dibanding dengan hari-hari biasanya, yaitu sebelum terompet itu menjadi ramai diberitakan.

Tak pelak, karena banyaknya pesanan, sehingga kesibukannya pun sangat terasa di bengkel yang terletak di tepi Jalan Raya Nguling tersebut. Dibantu karyawanya, Gito tampak lihai mengerjakan pembuatan klakson tahap demi tahap.

“Saking banyaknya yang pesan, jadi saya kewalahan dan akhirnya minta teman-teman untuk ikut membantu saya mengerjakan klakson ini. Sebab, untuk yang memesan klakson ini, bukan hanya dari sopir bus saja. Melainkan sopir truk juga pesan ke saya,” terangnya kepada Kabarpas.com.

Gito mengaku, harga untuk paket komplit klakson yaitu mulai dari kerangka klakson, tabung angin, hingga tombol, ia patok dengan harga Rp 1 juta. “Tapi, kalau tanpa tabung harganya hanya Rp 500 ribu,” imbuhnya.

Di sisi lain, karena lokasi bengkel Gito ini yang cukup strategis. Pemesan klakson ‘Om Telolet Om’ yang datang ke bengkel Gito pun banyak datang dari sejumlah daerah. Di antaranya yaitu Probolinggo, Lumajang, Banyuwangi, Malang, dan Jawa Tengah.

“Untuk yang pesan banyak datang dari luar daerah Pasuruan. Sebab sebagian besar mereka yang pesan ini, kebetulan sedang lewat di Jalan Raya Nguling. Dan ketika berhenti, mereka mampir dan pesan klakson ke saya,” pungkasnya. (yon/sym).

Artikel ini telah dibaca 44 kali

Baca Lainnya

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Insan Pers, Bersama Pacu Perlindungan Jutaan Pekerja Jawa Timur yang Belum Terkaver

25 Juni 2026 - 11:11

Kepesertaan JKN Sentuh 99,96 Persen, BPJS Kesehatan Pasuruan Fokus Kejar Target Keaktifan Kartu

25 Juni 2026 - 09:32

Mas Adi: Kota Pasuruan Harus Jadi Rumah untuk Semua, Termasuk Lansia

24 Juni 2026 - 13:14

Pengurus APINDO Kota Pasuruan Dikukuhkan, Mas Adi Minta APINDO Jadi Mitra Strategis 

23 Juni 2026 - 19:49

Pemkot Pasuruan Optimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026

23 Juni 2026 - 08:02

Trending di Berita Pasuruan