Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 31 Des 2016

Selama 2016, Kasus Kriminal di Wilayah Pasuruan Meningkat


Selama 2016, Kasus Kriminal di Wilayah Pasuruan Meningkat Perbesar

Bangil (Kabarpas.com) – Selama 2016 ini, kasus kriminalitas di wilayah hukum Polres Pasuruan mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun 2015. Bahkan, di tahun 2016 ini ada sebanyak 819  kasus kriminalitas yang terjadi di wilayah hukum polres setempat. Sedangkan di tahun 2015 silam jumlahnya ada 763 kasus.

Sebagaimana isi dalam press rilis yang diterima redaksi Kabarpas.com dari Humas Polres Pasuruan menyebutkan, kenaikan angka kriminalitas itu juga diimbangi dengan hasil ungkap kejadian yang cukup tinggi. Sebab jika pada tahun 2015 lalu, Reskrim hanya mengungkap 582 kasus yang dilimpahkan ke Kejaksaan atau penyelesaian kasus dengan prosentase 76,27%.

Di tahun  2016 ini, pengungkapan 647 kasus yang dilimpahkan ke Kejaksaan atau penyelesaian kasus dengan prosentase 78,99%. Dari data tersebut dapat dinyatakan bahwa penyelesaian perkara ada trend kenaikan sebesar 2,72% dari tahun sebelumnya di wilayah hukum Polres Pasurusan.

Untuk kasus Narkoba di wilayah hukum Polres Pasuruan pada tahun 2016 ini dalam proses ungkap kasus cukup meningkat dibandingkan dengan tahun 2015 lalu, dan pada tahun 2016 terdapat sebanyak 151 kasus dengan jumlah tersangka 181 orang, dibandingkan pada tahun 2015 sebanyak 96 kasus dengan jumlah tersangka 126 orang, berdasarkan jenis kelamin pada tahun 2016 laki-laki berjumlah 176 dan wanita berjumlah 5 orang, sedangkan pada tahun 2015 laki-laki berjumlah 122 orang dan wanita berjumlah 4 orang.

Sementara, untuk kasus pelanggaran atau kecelakaan Lalu Lintas di jalan raya khususnya di wilayah hukum Polres Pasuruan. Dalam tahun 2016 ini mengalami peningkatan 9%, yaitu tahun 2016 jumlah laka lantas berjumlah sebanyak 888, adapun jumlah korban yang Meninggal Dunia (MD) 222, Luka Berat (LB) 150 orang, Luka Ringan (LR) 395 orang, sedangkan pada tahun 2015 sebanyak 813, dengan jumlah korban Meninggal Dunia (MD) 242 orantg, Luka Berat (LB) 24 orang, Luka Ringa (LR) 1.011 orang.

Sedangkan untuk kerugian Matriil mengalami penurunan yang signifikan pada tahun 2016 sebesar Rp. 1.265.685.000,- (satu milyar dua ratus enam puluh lima juta enam ratus delapan puluh lima ribu rupiah ) dan tahun 2015 sebesar Rp. 1.800.320.000,- (satu milyar delapan ratus juta tiga ratus dua puluh ribu rupiah).

Untuk pelanggaran Lalu Lintas mengalami penurunan 25%, di tahun 2015 Polantas Polres Pasuruan menindak 42.153 pelanggar, sedangkan tahun 2016 menindak 31.503 pelanggar dengan didominasi oleh pelanggaran R2 (sepeda motor).

Adapun faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya peningkatan kriminalitas di wilayah hukum Polres Pasuruan disebabkan oleh kondisi lingkungan dengan perubahan-perubahan yang cepat, maupun norma-norma dan sanksi sosial yang semakin longgar serta macam-macam sub kultur dan kebudayaan asing yang saling berkonflik, semua faktor itu memberikan pengaruh yang mengacu dan memunculkan disorganisasi dalam masyarakat.

Contonya saja kemiskinan dan kesenjangan sosial ekonomi, ketatnya persaingan dalam melakukan mobilitas sosial itu sendiri, disorganisi keluarga,  mementingkan nilai ekonomis, heterogenitas masyarakat perkotaan dan memudarnya nilai dan norma agama.

Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya peningkatan Laka Lantas yang terjadi di wilayah hukum Polres Pasuruan adalah bertambahnya volume kendaraan yang tidak diimbangi dengan kapasitas jalan, peningkatan ekonomi serta akvitas dan mobilitas masyarakat dijalan raya semakin pesat, banyak para pengguna jalan yang tidak mengindahkan rambu-rambu Lalu Lintas dan juga banyaknya masyarakat yang kurang penggetahuannya dan kurang kesadarannya dalam Berlalu Lintas, sehingga terjadinya Laka Lantas tersebut. (***/tin).

Artikel ini telah dibaca 39 kali

Baca Lainnya

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Insan Pers, Bersama Pacu Perlindungan Jutaan Pekerja Jawa Timur yang Belum Terkaver

25 Juni 2026 - 11:11

Kepesertaan JKN Sentuh 99,96 Persen, BPJS Kesehatan Pasuruan Fokus Kejar Target Keaktifan Kartu

25 Juni 2026 - 09:32

Mas Adi: Kota Pasuruan Harus Jadi Rumah untuk Semua, Termasuk Lansia

24 Juni 2026 - 13:14

Pengurus APINDO Kota Pasuruan Dikukuhkan, Mas Adi Minta APINDO Jadi Mitra Strategis 

23 Juni 2026 - 19:49

Pemkot Pasuruan Optimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026

23 Juni 2026 - 08:02

Trending di Berita Pasuruan