Bugul Kidul (Kabarpas.com) – Bencana Banjir yang melanda sebagian wilayah di Kabupaten Pasuruan membuat aktifitas warga masyarakat lumpuh. Bahkan, beberapa daerah seperti di kawasan Rejoso terendam banjir selama 8 hari berturut-turut.
Kondisi yang memprihatinkan tersebut memantik respon sosial dari aktifis mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Merdeka Pasuruan untuk turun melakukan Aksi Sosial.
M. Solichin Ichromullah, selaku Ketua Komisariat menyampaikan bahwa apa yang dilakukan pihaknya ini adalah bentuk tanggung jawab sosial warga pergerakan melihat situasi bencana banjir yg datang bertubi-tubi.
“Segala upaya kami optimalkan termasuk menghubungi relasi startegis dan ideologis kami untuk bersama-sama membantu saudara kita yg tertimba musibah,” katanya kepada Kabarpas.com, Jumat (20/01/2017).
Sementara itu, pantauan Kabarpas.com, tampak para aktifis PMII Merdeka sedang terjun langsung ke lokasi banjir dengan membagikan paket sembago kepada warga.
Ainur Rofiq salah satu kader PMII menyatakan hujan dan gelap malam tak menyurutkan langkah aktifis PMII untuk terjun langsung menyapa warga dan menyalurkan bantuan secara langsung.
“Ini bentuk solidaritas kami kepada warga korban banjir, menyapa secara langsung dan memberikan sedikit bantuan, semoga bisa mengurangi beban mereka” ujar mahasiswa Universitas Merdeka Pasuruan ini. (mim/sym).

















