Purwosari (Kabarpas.com) – Pemerintah Kabupaten Pasuruan akan kembangkan eks pasar hewan yang berada di Jalan Raya Desa Martopuro, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan ini, menjadi sentra kuliner. Pasalnya, sejak tahun 1992 lahan di lokasi tersebut tak berfungsi sebagaimana mestinya.
“Lahan ini harus difungsikan. Dan sesuai dengan rencana, tempat ini harus difungsikan agar bisa bermanfaat untuk menggairahkan ekonomi masyarakat sekitar untuk digunakan sebagai sentra kuliner,” kata Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan, Edy Suwanto kepada Kabarpas.com, Selasa (24/01/2017).
Edy mengatakan, dengan terencana secara matang, pihaknya melalui anggaran APBD tahun 2016 telah membangunnya.
“Tempat ini sudah mulai dipagari keliling dengan anggaran sebesar Rp 200 juta, serta penambahan anggaran PAK Rp 200 juta untuk pembangunan toilet dan pavingisasi jalan di dalam lokasi, agar secepatnya bisa berfungsi dan bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan ekonomi warga sekitar,” ujarnya kepada Kabarpas.com.
Dijelaskanya, upaya pemagaran dilakukan karena beberapa bulan ini juga sudah digunakan sebagai tempat parkiran truk serta tempat buang sampah warga. Karenanya, pihaknya sudah mengusulkan ke Bupati Pasuruan dan disetujui.
“Selain paving, pagar dan toilet, kami juga membangun 4 unit shelter terbuka yang bisa dipakai untuk para PKL (pedagang kaki lima), yang nantinya tertarik untuk berinvestasi di pasar kuliner,” tandasnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan, untuk pembangunan shelter tersebut dibiayai oleh APBD Kabupaten Pasuruan 2016 sebesar Rp 130 juta.
“Sampai sekarang sudah ada 8 pemohon yang masuk, semuanya merupakan warga sekitar desa ini. Ada yang jualan nasi goreng, rujak cingur, es dan penjual lainnya. Kebanyakan penjual makanan dan minuman yang bisa membuka pekerjaan baru bagi warga,” pungkasnya. (ajo/gus).

















