Lumbang (Kabarpas.com) – Meski Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah melakukan permintaan maaf, atas sikap brutalnya yang telah menyudutkan KH Ma’ruf Amin dalam persidangan kasus penistaan agama pada Selasa (31/02/2017) kemarin.
Namun, hal tersebut masih belum bisa merendam emosi warga nahdliyin yang sudah terlanjur geram terhadap Ahok. Bahkan, kondisi ini juga mematik reaksi keras dari warga Nahdliyin, baik yang di struktur organisasi maupun yang kultural. Salah satunya yaitu dari GP Ansor Kabupaten Pasuruan, yang siap memberangkatkan 4000 Banser untuk berangkat ke Jakarta.
“Kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan seluruh penggurus untuk menyikapi hal tersebut. Dan hasilnya, yaitu pertama kami sangat menyesalkan dengan apa yang dilakukan oleh Ahok terhadap Kiai Ma’ruf Amin yang merupakan Rois AM PBNU dan tokoh nasional. Dan yang kedua kami sudah siaga satu menunggu komando dari Pimpinan Pusat GP Ansor,” kata Ketua GP Ansor Kabupaten Pasuruan, Farid Syauqi kepada Kabarpas.com, Rabu (01/02/2017) malam.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Gus Farid ini juga menambahkan, kalau pihaknya siap berangkat kapan saja ke Jakarta. Namun, pihaknya tetap akan menunggu komando dari PP GP. Ansor
“Ada sebanyak 4000 pasukan Banser sudah kami siapkan untuk berangkat ke Jakarta. Namun, itu jika sudah ada intruksi dari pimpinan pusat,” pungkasnya. (ajo/sym).

















