Pasuruan, Kabarpas.com – Hampir empat jam lebih ratusan warga Desa Alastlogo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, melakukan aksi unjuk rasa dengan menutup akses Jalan Raya Pantura, tepat di depan Markas Komando Latihan Marinir (Kolatmar) Grati, Kabupaten Pasuruan, Kamis (23/07/2026). Aksi blokade jalan ini berlangsung sejak pukul 11.00 WIB dan berdampak pada lumpuhnya jalur utama yang menghubungkan Surabaya dan Probolinggo.
Berdasarkan pantauan wartawan Kabarpas.com di lapangan, aksi penutupan jalan tersebut memicu kemacetan lalu lintas yang cukup panjang. Kendaraan berat seperti truk, bus, serta pengendara sepeda motor terpaksa dialihkan melalui jalur alternatif guna menghindari titik kemacetan di sekitar lokasi aksi.
Unjuk rasa ini dipicu oleh kekesalan serta kekhawatiran warga Alastlogo akibat insiden peluru nyasar yang mengenai rumah-rumah penduduk setempat. Merasa keselamatan jiwa terancam, warga mendatangi markas militer tersebut untuk menuntut pertanggungjawaban dan meminta jaminan keamanan dari pihak terkait.
Hingga berita ini ditayangkan, warga masih bertahan di lokasi untuk melanjutkan aksi penyampaian aspirasi. Sementara itu, aparat kepolisian dari Polres Pasuruan telah dikerahkan ke lokasi guna melakukan penjagaan ketat, mengatur arus lalu lintas, serta mengamankan jalannya aksi agar tetap berlangsung kondusif. (emn/ian).

















