Kraton (Kabarpas.com) – Guna mengatasi permasalahan banjir yang selama ini terjadi di wilayah Kabupaten Pasuruan. Pemerintah pusat akan membantu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan, untuk melakukan normalisasi tiga sungai yang ada di wilayah Pasuruan. Ketiga sungai tersebut yaitu sungai Wrati, Kedunglarangan dan Bangil Tag (Kalimati.red).
“Kami merespon adanya pengusulan permintaan anggaran dari Pemkab Pasuruan, yaitu terkait penanganan banjir yang ada di wilayah Kabupaten Pasuruan. Sehingga untuk penanganan sementara yang bisa kami lakukan ialah normalisasi tiga sungai,” kata Dirjen Bina Marga Kementerian PU PR, Arie Setiadi Moerwanto, saat meninjau Sungai Welang, Rabu (08/02/2017) sore.
Arie Setiadi Moerwanto menambahkan bahwa ketiga sungai tersebut, normalisasinya akan direalisasikan pada bulan April mendatang dengan sistem ditenderkan dengan anggaran dari APBN mencapai Rp 400 miliar.
Dalam kesempatan itu, Arie Setiadi Moerwanto didampingi Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Berantas Provinsi Jawa Timur, Amir Hamzah dan pejabat Kementerian. Kehadiran mereka langsung diterima Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf bersama Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Pasuruan.
Sedangkan untuk normalisasi sungai Welang yang kerap meluap dan menimbulkan banjir besar hingga melumpuhkan jalur Pantura, jurusan Surabaya-Banyuwangi, lanjut Arie, normalisasinya dilakukan oleh Balai Besar Sungai Berantas Provinsi Jawa Timur, termasuk diantaranya sungai Rejoso, Petung dan Laweyan. “Setelah dilakukan peninjauan ini, akan kami sampaikan ke pak Menteri,” imbuhnya.
Menurut Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWSB) Amir Hamzah menilai, untuk normalisasi sungai Welang dibutuhkan anggaran mencapai Rp 30O miliar.
“Dana tersebut mencakup pelaksanaan reboisasi di bagian hulu, pemompaan air sungai ke anak sungai, membangun kolam retensi dengan istilah sudetan dan bozem (penampung banjir) dengan membebaskan lahan yang akan digunakan untuk membangun bozem di bantaran sungai yang harus dilakukan oleh pemkab, ” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf mengungkapkan bahwa pihaknya juga tengah mempersiapkan anggaran Rp 11,7 miliar untuk normalisasi sungai yang menjadi kewenangan dari pihak provinsi Jawa Timur di Daerah Aliran Sungai (DAS) yakni di sungai Welang, Rejoso, Petung dan Laweyan serta sungai Betotot. “Anggaran tersebut diambilkan dari anggaran Biaya Tak Terduga,” pungkasnya. (ajo/gus).

















