Purworejo (Kabarpas.com) – Kisah tragis menimpa Ilmiah, warga Dusun Plaosan, Desa Brambang, Kecamatan Gondang Wetan, Kabupaten Pasuruan. Ia menjadi korban penjambretan di Jalan dr.Wahidin Kota Pasuruan. Bahkan, ia akhirnya tewas saat berada di rumah sakit, setelah sebelumnya tergeletak dan sempat kritis di tengah jalan dr. Wahidin tersebut.
Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, aksi penjambretan ini berawal saat korban bersama suaminya, Subur (62), baru saja pulang dari pengajian. Nah, ketika di tengah perjalanan pulang. Tiba-tiba muncul dari arah belakang dua pelaku yang kemudian langsung menarik tas korban.
Tak ayal, pasutri tersebut akhirnya terjatuh dan istri korban tak sadarkan diri. Mengetahui korban wanita tergeletak, pelaku berusaha mengambil tas yang dibawanya. Namun, oleh korban yang pria sempat dilawan hingga terjadilah tarik menarik. Bahkan, pelaku juga sempat menghajar korban yang pria tersebut hingga terluka.
“Beruntung warga yang melihat kejadian ini langsung berdatangan dan berhasil menghajar salah satu pelaku. Sementara satu pelaku lainnya berhasil kabur,” ucap Iman salah satu penggendara motor yang saat itu kebetulan melintas di jalan tersebut, Kamis (16/02/2017) malam.
Beruntung pelaku berinisial K-S dapat diamankan polisi, setelah berusaha kabur dan menjadi bulan-bulanan warga hingga babak belur.
“Kedua korban ini langsung dibawa warga ke Rumah Sakit Purut (dr.R.Soedarsono) Kota Pasuruan,” terangnya kepada Kabarpas.com.
Untuk istri korban mengalami kritis namun akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya di rumah sakit tersebut. sementara suami korban hanya mengalami luka ringan. (ajo/gus).


















