Reporter: Zakaria
Editor: Agus Hariyanto
_______________________________________________________________________
Bangil (Kabarpas.com) – Tiga desa di wilayah Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan terendam banjir. Ketiga desa tersebut yaitu Desa Tambakan, Kalianyar, dan Kalirejo. Banjir kali ini juga mengakibatkan akses jalan desa di wilayah setempat terisolir.
Arip Sasmito, salah satu warga mengatakan, banjir ini juga mengakibatkan tambak di wilayah setempat jebol, setelah diterjang banjir kiriman dengan ketinggian 1 meter lebih. Kondisi ini membuat para petani tambak terancam gagal panen, lantaran ratusan hektar lahan tambak yang siap panen tersebut rusak akibat terendam air.
“Total kerugian ditapsir mencapai milyaran rupiah. Sebab selain ikannya hilang tambaknya juga rusak hinggga membutuhkan uang yang cukup banyak,” terangnya kepada Kabarpas.com, Selasa (21/02/2017).
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa sejumlah ikan yang ada di tambak tersebut. Di antaranya yaitu seperti ikan udang jenis fanani dan windu, mujaher, lele, bandeng yang siap panen hilang terbawa arus air. “Untuk mengecek lahan tambak, warga harus menggunakan transpotasi prahu,” imbuhnya.
Dijelaskan, salah satu penyebab dari banjir kiriman tersebut adalah karena hujan deras hingga membuat Sungai Wrati meluap, lantaran tak mampu menerima debet air kiriman dari wilayah lebih tinggi seperti Kecamatan Purwodadi dan Purwosari. (zak/gus).

















