Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 22 Feb 2017

Jadi Langganan Banjir, Warga Enggan Mengungsi


Jadi Langganan Banjir, Warga Enggan Mengungsi Perbesar

Reporter: Ajo

Editor: Agus Hariyanto

_______________________________________________________________________

Kraton (Kabarpas.com) – Banjir kembali terjadi di wilayah Pasuruan. Ratusan rumah warga yang berada di dua kecamatan terendam banjir setinggi satu meter. Meski rumahnya terendam banjir, namun ada sejumlah warga yang enggan mengungsi lantaran sudah jadi langganan banjir. Kondisi itulah yang membuat mereka sudah mempersiapkan peralatan untuk mengamankan perabotan rumah mereka.

Dua kecamatan yang terendam banjir tersebut, yaitu kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan dan Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan. Banjir yang merendam dua kecamatan itu, diakibatkan oleh hujan deras yang mengguyur wilayah atas atau selatan Kabupaten Pasuruan sejak Rabu (22/02/2017) siang.

Pantauan Kabarpas.com, ketinggian air yang merendam pemukiman warga di Dusun Karangasem, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan ini mencapai satu meter. Meski demikian, banjir tidak sampai meluber ke jalan raya.

“Banjir yang terjadi di Dusun Karangasem ini dikarenakan luapan air sungai welang, yang diakibatkan dari hujan deras di wilayah atas (hulu.red), yaitu sejak Rabu siang hingga sore tadi. Dan banjir yang terjadi ini merupakan banjir yang ke lima kalinya dalam bulan Februari tahun ini,” kata Ayu salah satu warga setempat kepada Kabarpas.com.

Kendati rumahnya terendam banjir. Namun, ada sejumlah warga yang enggan mengungsi karena mereka sudah terbiasa dengan banjir, dan sudah mempersiapkan perlatan untuk mengamankan perabotan rumah ketika banjir datang.

Sementara itu, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan, Nuryanto mengatakan, banjir yang melanda wilayah Gadingrejo dan Kraton ini merupakan banjir kiriman yang terjadi akibat hujan deras di wilayah hulu Kabupaten Pasuruan.

“Sehingga hal itulah yang membuat debit air  sungai welang, yang berada di sebelah permukiman warga meningkat dan meluap ke permukiman warga ini,” pungkasnya. (ajo/gus).

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Insan Pers, Bersama Pacu Perlindungan Jutaan Pekerja Jawa Timur yang Belum Terkaver

25 Juni 2026 - 11:11

Kepesertaan JKN Sentuh 99,96 Persen, BPJS Kesehatan Pasuruan Fokus Kejar Target Keaktifan Kartu

25 Juni 2026 - 09:32

Mas Adi: Kota Pasuruan Harus Jadi Rumah untuk Semua, Termasuk Lansia

24 Juni 2026 - 13:14

Pengurus APINDO Kota Pasuruan Dikukuhkan, Mas Adi Minta APINDO Jadi Mitra Strategis 

23 Juni 2026 - 19:49

Pemkot Pasuruan Optimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026

23 Juni 2026 - 08:02

Trending di Berita Pasuruan