Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Headline News · 23 Feb 2017

Hanya Gara-gara Masalah Sepele, Rohmawati Kerapkali Dianiaya Suaminya


Hanya Gara-gara Masalah Sepele, Rohmawati Kerapkali Dianiaya Suaminya Perbesar

Reporter: Ajo

Editor: Titin Sukmawati

_______________________________________________________________________

Gondangwetan (Kabarpas.com) – Hanya gara-gara masalah sepele, seorang wanita bernama Rokhmawati (28), warga Desa Sekargadung, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan ini, kerapkali dianiaya oleh suaminya. Hal ini membuat ibu korban tak terima dan akhirnya melaporkan menantunya itu ke polisi.

“Anak saya ini seringkali dianiaya suaminya gara-gara masalah sepele. Dan puncaknya adalah malam Selasa (20/02/2017) lalu anak saya dimarahi dan dijambak rambutnya. Bahkan, keesokan harinya anak saya sempat terseret motor, ketika suaminya langsung saja melajukan motornya. Padahal, saat itu kondisi anak saya sedang memegang sadel belakang,” ucap Maimunah (46), ibu korban saat ditemui Kabarpas.com di RSUD dr.R.Soedarsono (Purut) Kota Pasuruan, Kamis (23/02/2017).

Maimunah yang saat ditemui Kabarpas.com dengan kondisi dua matannya masih merah lantaran meratapi nasib anaknya itu menceritakan, pada malam Selasa lalu, menantunya, Jumari (28), baru saja pulang dari kerja. Ia kemudian meminta Rokhmawati untuk memijati dirinya. Namun, karena kecapean korban lantas menolak untuk memijit suaminya tersebut.

“Karena anak saya masih capek pulang malam dari tempat laundryannya. Sehingga ia tidak bisa memenuhi permintaan suaminya. Seketika itu anak saya langsung dimarahi suaminya habis-habisan dan dijambak rambutnya,”terangnya kepada Kabarpas.com.

Lantaran tak terima anaknya sering dianiaya, Maimunah akhirnya terpaksa memilih melaporkan menantunya itu ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pasuruan Kota.

“Saya sudah nggak tahan. Sudah lama saya ingin lapor tapi dicegah anak saya. Sebab anak saya bilang mungkin suaminya itu bisa berubah sikap. Tapi, nyatanya tidak,” ujar Maimunah sambil menunjukkan surat laporan.

Selain itu, Maimunah juga mengungkapkan, pernikahan Rokhmawati dan menantunya itu sudah berlangsung 4 tahun. Namun, sejak Rohkmawati berhenti bekerja 5 bulan lalu, menantunya sering marah gara-gara masalah sepele.

“Alasannya marah macam-macam. Mulai menuduh anak saya nggak bisa punya anak dan macam-macam,” ucapnya sembari meneteskan air mata.

Sementara itu, di tempat terpisah, Kasubbag Humas Polres Pasuruan Kota, AKP Endy mengatakan pihaknya sudah menerima laporan dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tersebut. “Kami sudah menerima laporan tersebut. Dan saat ini petugas PPA tengah memprosesnya,” pungkasnya. (ajo/tin).

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Om Banjir Om

9 Maret 2024 - 19:19

Saling Cokot, Empat Pengedar Sabu Diamankan

19 September 2023 - 13:45

Keluarga Pasien Meradang, Ada Konser di RSUD Bangil dengan Suara Musik Kencang

2 Agustus 2023 - 21:58

Gudang Rongsokan dan Rumah di Pasuruan Ludes Terbakar

21 Juli 2023 - 06:27

Dua Gudang Mebel di Pasuruan Ludes Terbakar

19 Juli 2023 - 23:20

Pelaku Pembunuh Pria dalam Karung Beras di Pasuruan Ditangkap

28 Juni 2023 - 23:08

Trending di Berita Pasuruan