Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 3 Mar 2017

Ansor Bangil Turunkan Paksa Baliho Bergambar Habib Rizieq dan Ulama NU


Ansor Bangil Turunkan Paksa Baliho Bergambar Habib Rizieq dan Ulama NU Perbesar

Reporter: Zakariah

Editor: Titin Sukmawati

____________________________________________________________

Bangil (Kabarpas.com) – Puluhan massa Ansor dan Banser Bangil menurunkan secara paksa sebuah baliho berukuran besar, yang terletak di sisi utara Masjid Manarul Bangil, Kelurahan Gempeng, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan. Hal itu dilakukan lantaran pihak Banser Bangil menganggap tata letak pemasangan gambar salah satu ulama yang ada di dalam baliho tersebut kurang begitu tepat.

Pantauan Kabarpas.com, pada saat puluhan massa dari GP Ansor dan Banser Bangil tersebut hendak menurunkan baliho, sempat mendapat perlawanan dari sejumlah orang yang mengaku berasal dari Ar-Riyadh. Mereka meminta kepada massa Ansor dan Banser agar tidak semena-mena menurunkan baliho tersebut.

Menurut Ketua GP Ansor Bangil Saad Muafi, saat ditemui Kabarpas.com di lokasi mengatakan, pihaknya sebagai warga NU merasa terhina atas pemasangan salah satu ulama yang ada di dalam baliho tersebut. Pasalnya, foto ulama yang diketahui adalah gambar Habib Rizieq Shihab itu, dipasang berukuran besar dan berada di atasnya foto KH Fuad Amien yang merupakan Rois Aam PBNU.

“KH.Fuad Amien adalah ulama panutan warga NU seluruh Indonesia. Dan kami selaku warga NU sangat menghormati beliau. Sebelum kami menurunkan paksa baliho tersebut, terlebih dahulu meminta secara musyawarah pada pemasang. Akan tetapi, kami hanya dijanjikan saja selama tiga hari lalu, dan saat pihak Satpol PP akan menurunkan juga dihalangi oleh massa pemasang,” ungkap putra ketua Muslimat NU Bangil, Hj.Anisah Syakur tersebut kepada Kabarpas.com, Kamis (02/03/2017) sore.

Menurutnya, ulama NU jangan diseret-seret dalam urusan politis. Hal ini karena PB NU sudah menentukan arah kebijakan agar seluruh warga NU menyerahkan semua permasalahan hukum yang akhir- akhir ini mencuat, yakni diselesaikan sesuai aturan hukum positif di Negara Indonesia.

“Satu lagi yang perlu diketahui kami warga NU Bangil khususnya GP Ansor dan Banser NU Bangil akan bertanggung jawab penuh atas penurunan paksa baliho yang dipasang ini. Baliho tersebut akan kami serahkan pada pihak petugas Polsek Bangil,” pungkas Gus Magrib sapaan akrab Saad Muafi. (zak/tin).

Artikel ini telah dibaca 48 kali

Baca Lainnya

Pemkot Pasuruan Luncurkan Pembayaran PBB Melalui Bank BRI

25 Juni 2026 - 15:55

BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Insan Pers, Bersama Pacu Perlindungan Jutaan Pekerja Jawa Timur yang Belum Terkaver

25 Juni 2026 - 11:11

Kepesertaan JKN Sentuh 99,96 Persen, BPJS Kesehatan Pasuruan Fokus Kejar Target Keaktifan Kartu

25 Juni 2026 - 09:32

Mas Adi: Kota Pasuruan Harus Jadi Rumah untuk Semua, Termasuk Lansia

24 Juni 2026 - 13:14

Pengurus APINDO Kota Pasuruan Dikukuhkan, Mas Adi Minta APINDO Jadi Mitra Strategis 

23 Juni 2026 - 19:49

Pemkot Pasuruan Optimalkan Pelaporan Inovasi Daerah Tahun 2026

23 Juni 2026 - 08:02

Trending di Berita Pasuruan