Reporter: Hari Kurniawan
Editor: Titin Sukmawati
____________________________________________________________
Probolinggo (Kabarpas.com) – Untuk meningkatkan kualitas atlit muda Kabupaten Probolinggo, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Probolinggo memberikan pembinaan peningkatan kapasitas organisasi olahraga prestasi 2017, melalui pengelolaan dana hibah yang akuntabel.
Pembinaan ini diikuti oleh atlit berprestasi sebanyak 9 (sembilan) orang dari berbagai cabang olahraga (cabor). Meliputi, cabor tenis lapangan, catur, bulutangkis, muay thai, taekwondo, senam dan tinju. Masing-masing mendapatkan beasiswa dari KONI yang diserahkan langsung oleh Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari.
Ketua Umum KONI Kabupaten Probolinggo Gandhi Hartoyo menyampaikan bahwa kegiatan ini, merupakan bentuk tindakan preventif. Anggaran yang diberikan digunakan untuk kebutuhan pembinaan kepada para atlet muda dilaksanakan sejak 5 (lima) tahun yang lalu.
“Atlit muda Kabupaten Probolinggo, khususnya atlet yang berprestasi mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah untuk menunjang, menggali potensi dan memiliki prestasi baru. Perhatian ini merupakan reward dari Pemerintah Daerah untuk menggali, menambah dan meningkatkan kualitas prestasi olahraganya,” katanya kepada Kabarpas.com.
Sementara itu, Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari mengatakan bahwa anggaran Pemerintah Daerah yang telah dikelola dengan baik oleh KONI digunakan untuk pembinaan atlet muda di berbagai cabor, supaya dapat berpotensi, berprestasi dan berkualitas.
“Dengan terus melakukan pembinaan dan menggali potensi atlit berprestasi nantinya dapat siap bersaing di luar daerah dan dapat mengangkat nama baik Kabupaten Probolinggo,” terangnya kepada Kabarpas.com.
Menurut Bupati Tantri, pemerintah daerah terus berkomitmen dalam pembangunan olahraga untuk menggali potensi atlit cabor di Kabupaten Probolinggo.
“Dengan apapun dan bagaimanapun kondisinya siap dilaksanakan pembinaan pada atlit muda untuk berprestasi. Sebuah rumah mengggali bibit-bibit atlit di cabang olahraga merupakan tindakan preventif yang jauh lebih baik dan bermanfaat,” tegasnya.
Hal senada juga disampaikan oleh anggota Komisi VIII DPR RI, yang juga suami Bupati Probolinggo,Hasan Aminuddin. Menurutnya, untuk menciptakan kualitas atlit Kabupaten Probolinggo, gerakan perubahan cabor khususnya cabor yang belum ada di Kabupaten Probolinggo dan belum memiliki atlit berprestasi untuk dilaksanakan pembinaan di segala cabor.
Sedangkan Kanit Tipikor Iptu Jamhari menyatakan dalam penggunaan dana hibah harus sesuai dengan peraturan yang sudah ada dan dipertanggung jawabkan secara transparan dan akuntable.
“Sehingga dalam pelaksanaannya nanti tidak mengalami masalah dan dapat berjalan dengan baik dan sukses. Selalu ada pendampingan dan mendukung demi suksesnya pembangunan olahraga khususnya. Sehingga amanah ini kita gunakan dan dilaksanakan dengan sebaik baiknya,” pungkasnya. (har/tin).

















