Reporter: Andika Nurmansyah
Editor: Memey
___________________________________
Sidoarjo (Kabarpas.com) – Jelang mendekati bulan suci Ramadan, puluhan warga korban lumpur di Porong Sidoarjo menggelar takziah dan doa bersama yang dilaksanakan di atas tanggul titkk 21 Desa Siring, Kecamatan Porong, Sidoarjo.
Doa bersama dan tabur bunga ini dikhususkan kepada arwah leluhur dengan menaburkan bunga di patung sebagai pengganti makam para leluhur yang sudah hilang tenggelam akibat lumpur yang terus meluap.
Dengan khusuk, para korban lumpur berdoa, membacakan tahlil dan yasin. Kalam-kalam Ilahi tersebut mereka lantunkan guna memanjatkan doa kepada Allah SWT untuk arwah para leluhurnya yang telah meninggal dunia.
Usai berdoa bersama, warga korban lumpur juga melakukan tabur bunga di area patung dalam kolam lumpur. Patung-patung tersebut kemudian ditaburi bunga sebagai simbol makam leluhur mereka yang sudah tenggelam.
“Dalam menyambut bulan Ramadhan ini, para korban mendoakan arwah para leluhur yang tenggelam lumpur selama 11 tahun. Dipatung ini merupakan simbol semua korban lumpur yang ada disini dan makamnya sudah tidak kelihatan sama sekali. Patung ini mewakili makam-makam yang ada ditujuh wilayah disini,” kata salah satu korban lumpur, Subandi kepada Kabarpas.com, Kamis (24/05/2017).
Selain itu, warga juga melakukan pemotongan tumpeng yang berjumlah 11 tumpeng dengan tujuan sebagai pengingat jika tragedi semburan panas lumpur Lapindo yang terjadi pada tahun 2006 silam sudah memasuki 11 tahun. (dik/mey).

















