Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Lintas Kabarpas · 4 Jun 2017

Dai Kamtibmas Ini Ajak Warga Untuk Tidak Mudah Diadu Domba


Dai Kamtibmas Ini Ajak Warga Untuk Tidak Mudah Diadu Domba Perbesar

Reporter: Andika Wijaya

Editor: Meymey

___________________________________

Sidoarjo (Kabarpas.com) – Diciptakanya manusia laki-laki dan perempuan, berlainan bahasa, bersuku-suku dan berbangsa-bangsa adalah untuk saling mengenal (berkeperluan) satu dengan yang lainnya (hablumminannas).

Pertanyaan itu disampaikan oleh Panit II Binmas Polsek Taman Polresta Sidoarjo, Aiptu Marsudi, saat memberikan pencerahan di musholla Putri Aisiyah Ranting Kelurahan Ketegan Kecamatan Taman Sidoarjo, usia menunaikan ibadah salat tarawih.

“Sesungguhnya hamba yang paling mulia diantara kalian disisi Allah adalah yang paling bertakwa diantara kalian. Inilah yang dimaksudkan sebagai​ perekat persatuan dan kesatuan dalam sebuah Bangsa,” kata Marsudi, Sabtu (03/06/2017) malam.

Dai Kamtibmas ini menuturkan, jika ingin kuat, ingin dihargai dan ingin dikagumi oleh bangsa lain di dunia ini dan tidak mudah diadu domba antara yang satu dengan lainnya, harus gotong royong dan kerjasama dalam segala hal antara satu dengan lainya.

“Karena di sana ada hak dan kewajiban, toleransi, saling menghormati, saling menghargai, tidak ada diskriminatif, tidak ada dengki dan iri serta tidak ada kesombongan. Tentu hal itu akan membawa manfaat dan dijauhkan dari laknat. Maka otomatis hal tersebut​ akan timbul saling percaya, mendatangkan kedamaian, rasa aman, pembangunan, kesejahteraan dan kerukunan,” tuturnya.

Hal tersebut di atas sambung Marsudi, tidak datang begitu saja seperti membalik telapak tangan, tapi harus ada usaha kongrit dengan kemauan yang keras untuk menciptakanya.

“Bangsa ini dari kita, untuk kita sebagai karunia dan anugerah dari Allah SWT yang harus kita rawat dan kita jaga bersama. Karena kelak akan kita wariskan kepada anak cucu kita. Apapun yang dilakukan oleh warganya jika sifatnya hanya merusak dan tidak membangun, sama saja kita akan merobohkan rumah kita sendiri. Saat kita dan keluarga kita sedang ada di dalamnya alias bunuh diri, tidak ada untungnya,” tutupnya. (dik/mey).

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Blusukan ke Pasar Maron, Wabup Probolinggo Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

2 Juni 2019 - 09:52

KLHK Verifikasi SMPN 1 Pajarakan Menuju Adiwiyata Nasional

23 November 2018 - 06:22

Pemkab Probolinggo Data Bahan Pangan Asal Hewan

23 November 2018 - 02:10

Rilis Aplikasi Layanan Perpustakaan Digital

22 November 2018 - 15:23

Kecamatan Dringu Raih Juara Umum Porkab Probolinggo

22 November 2018 - 04:15

Tujuh Bulan Mengabdi Sebagai Pj Bupati Probolinggo, Tjahjo Widodo Resmi Dilepas

22 November 2018 - 01:33

Trending di KABAR NUSANTARA