Reporter: Anwar Anas
Editor: Meymey
___________________________________
Banyuwangi (Kabarpas.com) – Warga Banyuwangi keluhkan pelayanan PLN yang tak maksimal. Pasalnya, pemadaman listrik di wilayah setempat kerapkali terjadi di saat menjelang waktu berbuka puasa.
Menurut Suwarto (40), warga Dusun Krajan, Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Kabupaten Banyuwangi, menyayangkan pemadaman listrik yang terjadi di bulan suci Ramadan ini. Dari awal puasa hingga kini padaman listrik sudah terjadi dua kali.
“Pertama awal puasa dan yang ke dua terjadi di hari ke-9 Ramadan, waktunya sama yakni di saat jelang buka puasa,” keluh Suwarto saat didatangi reporter Kabarpas.com biro Banyuwangi, Selasa (06/06/2017).
Suwarto juga menyayangkan karena di saat harga token listrik terus naik, namun pelayanan listrik tak sepadan, sehingga mengganggu aktivitas warga dalam mempersiapkan menu buka puasa. Padahal waktu sahur dan berbuka adalah waktu warga melakukan aktifitas full.
“Jika hal tersebut terus terjadi di bulan suci Ramadan, pastinya warga sangat terganggu di saat menjalankan ibadah puasa di bulan Suci Ramadan,” katanya kepada Kabarpas.com.
Sementara itu, Yudi Tahyudi, Manajer PLN Rayon Banyuwangi Kota saat ditemui di kantornya menjelaskan, pihaknya membenarkan atas terjadinya pemadaman menjelang buka di wilayah Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi.
“Pemadaman tersebut terjadi karena jaringan kita terganggu layang-layang warga. Sehingga mengakibatkan pemadaman dari wilayah Kedayunan hingga Wonosobo, Kecamatan Srono,” jelas Yudi Tahyudi.
Meskipun demikian, warga berharap pihak PLN bisa mengatasi permasalahn tersebut sehingga tidak terjadi lagi pemadaman yang sudah meresahkan warga.
“Selama puasa inikan sudah dua kali pemadaman, semoga tidak ada lagi pemadaman lagi,” tutup Suwarto. (war/mey).

















