Reporter: Heri Purnomo dan Anwar Anas
Editor: Agus Hartanto
___________________________________
Bali (Kabarpas.com) – Tim SAR gabungan dari Polair Polres Jembrana-Bali, TNI-AL, dan Basarnas terus melakukan Penyisiran korban tenggelam asal Pasuruan-Jawa Timur, di pelabuhan Gilimanuk-Bali.
Menurut Iptu H. Eddy Waluyo selaku Kasat Polair Polres Jembrana mengatakan, di hari ke-3 ini sebanyak tiga kapal dikerahkan untuk melakukan penyisiran di Teluk Primo. Dua Boat, dan satu kapal jenis XI-2015 milik Satpolair Polres Jembrana-Bali.
“Pencarian kita lakukan selama dua kali mulai pukul 07:00 – 10:30 WITA dan pukul 14:00 – 15:00 WITA,” tegas Kasat Polair Polres Jembrana kepada Kabarpas.com Jum’at, (30/06/2017).
Iptu Edi Waluyo menambahkan, tim SAR gabungan ini berjumlah 17 Personil. Di hari pertama pihaknya melakukan penyisiran di sekitar tempat korban tenggelam hingga radius 200 Meter.
“Di hari kedua kita melakukan penyisiran dari jarak satu mil dari tempat korban tenggelam,” ucap perwira berpangkat balok dua tersebut kepada Kabarpas.com.
Pencarian korban tenggelam asal Dusun / Desa Semere, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan di pelabuhan Gilimanuk akan dilanjutkan ke Perairan Selatan Selat Bali pada esok hari, jika dalam pencarian hari ini belum juga ditemukan.
Untuk diketahui, korban sendiri bernama Mahbub (17) pemuda asal Pasuruan yang ikut dalam rombongan ziarah ke Bali, dan jatuh terpeleset dari KMP Mutiara Alas III yang akan sandar di Pelabuhan Gilimanuk-Bali. (har/war/gus).

















