Reporter: Fair Cholis
Editor: Memey
___________________________________
Malang (Kabarpas.com) – Setelah selama satu bulan sukses menggelar aksi Musik Ramadhan Donasi Untuk Anak Yatim, yang dilaksanakan oleh Komunitas Kopi Manis, Musisi Kota Malang, Komunitas KNDJH, dan beberapa komunitas sosial budaya yang lainnya di Kota Malang. Kali ini, dalam momen hari raya Idul Fitri para musisi Kota Malang kembali merayakan aksi musik dengan tajuk ‘Halal bi Halal Musisi Kota Malang’.
Acara yang banyak dihadiri para musisi dan pelaku budaya tersebut berlangsung sukses dan meriah.
“Bahkan, ada juga musisi yang datang dari luar Kota Malang yang turut memeriahkan acara ini,” terang Bagus Prianto, salah satu penggagas komunitas sosial di Kota Malang kepada Kabarpas.com biro Malang.
Menurutnya acara seperti ini harus bisa digelar sesering mungkin agar Kota Malang yang dulunya selalu melahirkan musisi-musisi handal bisa terus dikembangkan.
“Acara seperti ini, harus sering digelar di Kota Malang. Karena bisa menjadi ajang silaturahmi dan saling mengapresiasi yang baik, bagi para musisi dan lintas komunitas sosial budaya yang ada di Kota Malang. Acara seperti ini bisa menjadi inspirasi untuk membangun dan memperkuat kerukunan antar lintas komunitas,” terangnya kepada Kabarpas.com.
Sementara itu, menurut Andik, seorang musisi muda dari Kota Malang mengatakan, acara Halal Bi Halal Musisi ini bisa menjadi jembatan antar generasi musisi dan lintas genre yang ada di Kota Malang, untuk saling memberikan support dalam berkarya sehingga Malang akan terus melahirkan musisi yang handal dan berkualitas.
“Saya senang bisa bertemu dan berkenalan langsung dengan para musisi senior di Kota Malang. Mereka ternyata asyik dan masih nyambung dengan kami generasi muda musisi di Kota Malang. Ada yang sudah seusia bapak saya, tapi malah menjadi teman saya untuk diskusi tentang musik dan karya-karya musisi di Kota Malang ini. Semoga acara seperti ini semakin sering ada di Kota Malang,” ujar Andik yang bersemangat hadir dalam acara tersebut.
Dalam acara yang digelar di Papa Bend Cafe, Kota Malang tersebut, terlihat hadir Wahyu Eko Setiawan, yang akrab dipanggil Sam WES, yang saat ini lagi ramai diberitakan karena berani mencalonkan diri sebagai Walikota Malang periode tahun 2018-2023. Menurutnya, solidaritas adalah bagian inti dari jiwa arek Malang.
“Saya sangat percaya, dan yakin bahwa arek-arek Malang jiwa solidaritasnya sangat tinggi. Lintas komunitas. Lintas usia. Lintas genre. Kabeh mesti punya solidaritas yang tinggi. Apalagi kalau itu untuk membangun Kota Malang, pasti semuanya turun tangan langsung secara sukarela. Ini sudah menjadi inti dari jiwane arek Malang. Wis ket biyen,” ujar Sam WES, yang juga sering terlibat aktif dalam berbagai kegiatan pada komunitas budaya, sosial, musik dan kemanusiaan di Malang Raya. (lis/mey).

















