Reporter: Hari Purnomo
Editor: Memey Mega
___________________________________
Banyuwangi (Kabarpas.com) – Petugas dari Otoritas Pelabuhan Penyeberangan yang ada di pelabuhan Landing Craft Machine (LCM) Ketapang, menegur sejumlah operator Kapal Motor Penumpang (KMP) yang membandel.
“Kami memantau langsung kegiatan bongkar muat yang ada di pelabuhan,” ujar Kepala Seksi Operasi Otoritas Pelabuhan Penyeberangan (OPP) Ketapang, Jujur Panjaitan kepada Kabarpas.com biro Banyuwangi, Jumat (07/07/2017).
Puluhan truk yang sudah masuk ke dalam geladak KMP harus mematuhi peraturan keselamatan yang ada. Dan kali ini lasing masih menjadi soroton utama yang harus dipatuhi oleh operator kapal.
“Lasing harus diikat kuat agar truk tidak terguncang waktu kapal beroperasi,” tegasnya.
KMP Karya Maritim II sempat mengindahkan peraturan keselamatan tersebut. Buntutnya operator KMP Karya Maritim II itu, ditegur langsung oleh beberapa petugas dari OPP Ketapang. Mereka kemudian langsung memasang lasing pada chasis truk yang ada di dalam geladak kapal tersebut.
“Kami tidak mau terjadi hal yang tidak diinginkan. Peraturan keselamatan harus dipatuhi oleh setiap operator kapal,” ucap Gatot Subroto, salah satu Petugas OPP Ketapang.
Setelah semua kendaraan sudah diikat lasing maka kapal siap berlabuh. Operator kapal kemudian diperintahkan untuk mengimbau para penumpang untuk pindah ke atas kapal. Penumpang diarahkan menuju ruang tempat duduk penumpang yang sudah disediakan.
“Hal tersebut penting karena jika penumpang masih ada di dalam geladak kapal akan lebih membahayakan keselamatannya,” kata Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Ketapang, Ispriyanto.
Pihak regulator dan operator yang ada di pelabuhan harus saling memperingatkan. Agar tidak terjadi musibah yang diakibatkan kelalaian petugas karena menyangkut nyawa orang banyak yang ada di dalam kapal.
“Kami akan menindak tegas operator yang tidak mematuhi aturan yang berlaku, Terutama Lasing kendaraan,” tutup Jujur panjaitan. (har/mey).

















