Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Headline News · 12 Jul 2017

Panjat Pohon Kelapa Setinggi 10 Meter, Pria Ini Justru Tewas Usai Tertimpa Kelapa


Panjat Pohon Kelapa Setinggi 10 Meter, Pria Ini Justru Tewas Usai Tertimpa Kelapa Perbesar

Reporter: Hari Purnomo

Editor: Memey Mega

___________________________________

Banyuwangi (Kabarpas.com) – Sungguh tragis nasib Sahlan alias Heri (47). Warga Dusun Krajan, RT 02, RW 04, Lingkungan Bulusan, Kalipuro ini tewas usai tertimpa kelapa muda yang menjatuhi kepalanya. Kejadian naas ini terjadi saat korban akan turun dari pohon kelapa setinggi 10 meter seusai mengunduh kelapa yang baru dipetiknya.

Korban sempat turun dari pohon kelapa setelah hampir sampai ke tanah kira-kira 5 meter. Namun, tidak sampai menginjak tanah tiba-tiba kelapa muda yang ada di atasnya jatuh serta mengenai bagian ubun-ubun kepala Sahlan.

Korban pun sontak terjatuh dari ketinggian sekitar 10 meter dan terkapar di atas tanah. Saksi pertama  Salamin (40), warga Dusun Krajan, RT 02, RW 04, Lingkungan Bulusan, Kalipuro, langsung menolong.

“Setelah jatuh dari pohon korban masih bernafas dan saya tolong,” ujar Salimin kepada Kabarpas.com biro Banyuwangi, Rabu (12/07/2017) malam.

Sementara, saksi kedua Buang (40), warga Lingkungan Tanjung, Kelurahan Klatak, Kalipuro sempat memberi Salman air minum namun setelah itu korban tidak bernafas lagi dan tidak sempat dilarikan ke rumah sakit.

“Korban setelah diberi air minum tidak lama kemudian badannya lemas dan tidak bernafas lagi,” tutur Buang.

Selanjutnya korban yang sehari-hari bekerja sebagai pemanjat pohon kelapa itu pun langsung dibawa kerumah duka.

Pemilik tanah sekaligus pemilik kebun kelapa Ilyas, 40, warga Dusun Krajan, RT 01, RW 01, ikut mengantar jasad korban yang tidak bernyawa tersebut ke kediaman korban.

“Saya tidak menyangka kalau korban jatuh dari atas pohon kelapa yang ada di kebun saya itu,” ungkap Ilyas kepada Kabarpas.com.

Siti Aisah, 38, Istri Salman menyambut jenazah suaminya itu dengan tangisan histeris. Bahkan, Siti Aisah tidak bisa membendung tangis haru dan memeluk jasad korban untuk terakhir kalinya.

“Ini sudah takdir yang harus diterima oleh adik saya,” ucap Misnawiyanto, 40, kakak ipar sekaligus Ketua RT.  (har/mey).

Artikel ini telah dibaca 24 kali

Baca Lainnya

Om Banjir Om

9 Maret 2024 - 19:19

Saling Cokot, Empat Pengedar Sabu Diamankan

19 September 2023 - 13:45

Keluarga Pasien Meradang, Ada Konser di RSUD Bangil dengan Suara Musik Kencang

2 Agustus 2023 - 21:58

Gudang Rongsokan dan Rumah di Pasuruan Ludes Terbakar

21 Juli 2023 - 06:27

Dua Gudang Mebel di Pasuruan Ludes Terbakar

19 Juli 2023 - 23:20

Pelaku Pembunuh Pria dalam Karung Beras di Pasuruan Ditangkap

28 Juni 2023 - 23:08

Trending di Berita Pasuruan