Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Lintas Kabarpas · 13 Jul 2017

Jadi Musafir, Sam WES Apresiasi Masjid Berikan Makanan dan Minuman Gratis


Jadi Musafir, Sam WES Apresiasi Masjid Berikan Makanan dan Minuman Gratis Perbesar

Reporter: Fair Cholis

Editor: Memey Mega

___________________________________

Malang (Kabarpas.com) – Wahyu Eko Setyawan, Bakal Calon Walikota Malang, yang bertekad jalan kaki untuk bertemu Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarno Putri mengaku, banyak mengambil hikmah dari tindakannya ini.

“Empat hari saya berjalan kaki menuju ke Jakarta, saya merasa ada banyak hal yang saya dapat pelajari. Dan saya harap, kedepan akan ada banyak hal-hal positif yang bisa saya ambil,” ungkap pria yang akrba disapa Sam WES saat dihubungi reporter Kabarpas.com biro Malang, Kamis (13/07/2017).

Di malam pertama, Sam WES mengaku akan menginap di Masjid Mayjend Soegiyono Among Tani Kota Batu. Di Masjid ini, para musafir diberi tidak hanya diperbolehkan untuk beristirahat, tetapi juga menyediakan makanan dan minuman secara gratis.

“Saya baru tahu, ternyata di masjid ini menyediakan makanan dan minuman secara gratis bagi musafir yang singgah disini. Respek. Sangat menginspirasi dan membantu,” terang Sam WES yang saat ini sudah memasuki kawasan Pare Kabupaten Malang.

Dihari kedua, Sam WES melanjutkan perjalanannya melewati Kasembon. Disana dia mengaku bertemu dengan banyak orang yang baru dia kenal. Mulai dari petani setempat, pengendara sepeda motor yang kebetulan mengajaknya berbincang. Dan pemilik warung yang tidak segan memberikan makanan secara gratis.

“Kalau tidak jalan beginikan kita tidak tahu bagaimana indahnya bersilaturahmi dan mengenal orang-orang baru. Saya sangat antusias ketika ada orang yang mau berbagi makanan. Padahal meraka bukan orang yang kaya raya, tapi mereka mau berbagi,” terangnya kepada Kabarpas.com.

Ada banyak, lanjut Sam WES, pelajaran yang bisa diambil dari bertemu banyak orang dan mengunjungi banyak daerah. Sehingga dia bertekad akan terus melanjutkan perjalanannya sampai akhir dan belajar dari orang-orang yang ditemuinya di jalan.

“Pastinya tetap ikhtiar untuk Kota Malang lebih baik,” tutup pria yang berprofesi sebagai Koordinator pemulung tersebut. (lis/mey).

Artikel ini telah dibaca 79 kali

Baca Lainnya

Blusukan ke Pasar Maron, Wabup Probolinggo Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

2 Juni 2019 - 09:52

KLHK Verifikasi SMPN 1 Pajarakan Menuju Adiwiyata Nasional

23 November 2018 - 06:22

Pemkab Probolinggo Data Bahan Pangan Asal Hewan

23 November 2018 - 02:10

Rilis Aplikasi Layanan Perpustakaan Digital

22 November 2018 - 15:23

Kecamatan Dringu Raih Juara Umum Porkab Probolinggo

22 November 2018 - 04:15

Tujuh Bulan Mengabdi Sebagai Pj Bupati Probolinggo, Tjahjo Widodo Resmi Dilepas

22 November 2018 - 01:33

Trending di KABAR NUSANTARA