Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Lintas Kabarpas · 23 Jul 2017

Ridwan Hisjam Minta Kader HMI Setia Menjaga NKRI


Ridwan Hisjam Minta Kader HMI Setia Menjaga NKRI Perbesar

Reporter : Kholid Andika

Editor : Memey Mega

___________________________________

Surabaya (Kabarpas.com) – Dalam acara halal bi halal keluarga besar HMI dan KAHMI Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Anggota DPR RI Ridwan Hisjam menekankan pentingnya terus setia menjaga NKRI dalam membina kerukunan dan kedamaian di Indonesia.

Ridwan memaparkan dalam sambutannya, jika untuk masuk kedalam organsasi HMI tidak hanya pendidikan agama yang ditanamkan, tapi juga pemahaman tentang ke-Indonesiaan menjadi satu kesatuan yang terpisahkan.

“Kita pahami bersama, sejak kita mengikuti training (LK 1 sampai LK 3), kita semua sudah dikenalkan, dididik dan ditanamkan dalam diri kita tentang nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, konsepsi ideologi, wawasan politik dan strategi politik serta keterampilan berorganisasi, sehingga setelah kita masuk HMI, maka Keislaman dan Keindonesian menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan terpatri dalam diri kita. Akan tetapi, yang lebih penting dari itu semua, bahwa kader-kader HMI adalah calon pemimpin ummat dan bangsa,” ungkap Ridwan yang juga pernah menjadi kader HMI tahun 1960/1970 tersebut, Minggu (23/07/2017).

Dikatakan kader, lanjut Ridwan, adalah kader HMI bukan anggota HMI. Menurutnya ada perbedaan mendasar antara kader dan anggota HMI.

“Anggota HMI bisa datang dan pergi karena kurang memiliki militansi dan pemahaman yang kuat akan ideologi HMI. Namun, tidak demikian dengan Kader. Kader adalah sumber daya HMI yang memiliki militansi dan dasar-dasar ideologi HMI yang kuat dan siap merealisasikan mission of HMI,” terangnya.

Anggota dewan Komisi X tersebut berharap dengan disampaikan pentingnya memiliki kader, akan memunculkan kader-kader yang unggul dalam HMI.

“Terbinanya Insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggungjawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhai Allah SWT,” ujarnya.

Diakhir sambutannya, Ridwan juga memaparkan tiga hal dalam merajut persatuan umat islam sebagai kekuatan dan benteng NKRI, yakni pertama kondisi umat islam saat tidak bersatu, kedua penegasan bahwa islam dan umat islam adalah benteng dan kekuatan NKRI, dan yang terakhir yakni kondisi NKRI saat ini seolah olah dalam ancaman.

“Sebagai kader HMI, mari kita cerdas dalam merespon kondisi kebangsaan dan keummatan saat ini. Apabila di tingkat arus bawah begitu kental polarisasi dan perpecahan ummat mari kita berkontribusi untuk berbuat, jangan biarkan sesama ummat yang memiliki akidah yang sama tercerai berai,” ajak anggota dewan Fraksi Partai Golkar tersebut. (lid/mey).

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Blusukan ke Pasar Maron, Wabup Probolinggo Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

2 Juni 2019 - 09:52

KLHK Verifikasi SMPN 1 Pajarakan Menuju Adiwiyata Nasional

23 November 2018 - 06:22

Pemkab Probolinggo Data Bahan Pangan Asal Hewan

23 November 2018 - 02:10

Rilis Aplikasi Layanan Perpustakaan Digital

22 November 2018 - 15:23

Kecamatan Dringu Raih Juara Umum Porkab Probolinggo

22 November 2018 - 04:15

Tujuh Bulan Mengabdi Sebagai Pj Bupati Probolinggo, Tjahjo Widodo Resmi Dilepas

22 November 2018 - 01:33

Trending di KABAR NUSANTARA