Reporter : Hari Purnomo
Editor : Memey Mega
___________________________________
Banyuwangi (Kabarpas.com) – PT. Samator Gas Banyuwangi menegaskan bahwa pos security yang dibuat area perjudian oleh enam orang pelaku yang sempat ditangkap oleh Kepolisian Sektor Kalipuro beberapa waktu lalu itu bukan miliknya.
Saat dihubungi Kabarpas.com biro Banyuwangi melalui sambungan seluler, Kepala PT. Samator Gas yang berada di lingkungan Tanjung, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro – Banyuwangi mengatakan bahwasanya pos security yang sempat digrebek oleh Polsek Kalipuro itu bukan pos milik PT. Samator Gas Bnyuwangi.
“Perusahaan kita memang berada di situ, namun kita tidak memiliki pos security. Sedangkan security kita tidur dan jaga di dalam gudang,” ujar Hans Kepala PT. Samator Gas Banyuwangi kapada Kabarpas.com, Kamis, (27/07/2017).
Hans menambahkan bahwasanya PT. Samator Banyuwangi mendirikan kantor tersebut dengan hitungan sewa lahan. Sedangkan untuk pos security dan mushola di belakang disewa oleh perusahaan sebelah kantornya. “Sehingga area pos security dan sepeda motor yang parkir di sekitar pos merupakan milik karyawan perusahaan sebelah,” imbuhnya
Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, keterangan dari pihak kepolisian Polsek Kalipuro menyebutkan, penangkapan perjudian pada Rabu 19 Juli 2017 lalu, dengan mengamankan enam orang beserta barang bukti kartu remi dan uang Rp. 260.000 tersebut, berada di Pos Security PT. Samator Gas yang berada di lingkungan Tanjung, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi. (har/mey).

















