Reporter : Dimaz Zidan
Editor : Agus Hartanto
___________________________________
Probolinggo (Kabarpas.com) – Sedikitnya 25 orang warga Desa Besuk Kidul Kecamatan Besuk memperoleh short course (pelatihan singkat) usaha alternatif kreatif kerajinan gerabah dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo.
Pelatihan yang dipusatkan di Balai Desa Besuk Kidul Kecamatan Besuk ini dihadiri oleh Camat Besuk Teguh Prihantoro dan Kasi Pengembangan Informasi Bisnis Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Imam Suyitno. Sebagai narasumber hadir dari CV Ragiel Ababil.
Camat Besuk Teguh Prihantoro menyambut baik pelatihan singkat yang diberikan kepada masyarakat Desa Besuk Kidul Kecamatan Besuk. Masyarakat yang kesulitan modal hendaknya bisa meminjam di perbankan dengan jaminan sertifikat letter C.
“Nantinya kami siap untuk memberikan rekomendasi bahwa sertifikat tersebut benar-benar milik atas nama calon nasabah. Sehingga pihak perbankan tidak ragu atas sertifikat letter C yang dimilikinya,” katanya kepada Kabarpas.com biro Probolinggo.
Sementara itu, Kasi Pengembangan Informasi Bisnis Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Imam Suyitno mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk peningkatan mutu dan kualitas gerabah yang dihasilkan oleh masyarakat. Pasalnya selama ini, hasil kerajinan yang dibuat oleh masyarakat masih terkesan monoton.
“Dalam pelatihan ini, masyarakat dilatih lebih kreatif dan inovatif supaya lebih menarik. Mulai dari pengolahan tanah, pencetakan, pengeringan hingga pengecatan produk gerabah yang dihasilkan,” terangnya.
Menurut Imam, pelatihan ini diberikan sebagai salah satu upaya untuk mempermudah dalam pemasaran produk yang dihasilkan. Mengingat begitu pentingnya akses pemasaran, maka dibuatlah kelompok (kluster) untuk mempermudah pemasaran.
“Melalui pelatihan ini kami mengharapkan agar ke depan ada generasi penerus yang mau melanjutkan usaha kerajinan gerabah yang sudah dilakukan secara turun temurun. Sebab pengrajin gerabah yang ada saat ini usianya sudah banyak yang tua, sehingga perlu ada pengkaderan yang mahir terhadap kerajinan gerabah,” tegasnya.
Imam menambahkan bahwa kerajinan gerabah yang sudah dilakukan nantinya dibawa ke rumah masing-masing. Nantinya hasilnya akan diambil langsung oleh CV Ragiel Ababil baik itu produk setengah jadi maupun yang sudah jadi.
“Alhamdulillah, CV Ragiel Ababil siap menerima produk gerabah yang dihasilkan oleh masyarakat. Semoga usaha kerajinan gerabah ini mampu menambah pendapatan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya
Dalam pelatihan ini, para peserta masing-masing mendapatkan peralatan untuk membuat gerabah. Oleh karena itu, diharapkan pelatihan tersebut diikuti dengan sungguh-sungguh dan diimplementasikan di rumahnya masing-masing. (zid/gus).

















