Reporter : Kholid Andika
Editor : Memey Mega
___________________________________
Sidoarjo (Kabarpas.com) – Ada yang berbeda dengan posisi bendera merah putih di depan rumah Nurul Kurnia di Desa Banjar Kemantren, Kecamatan Buduran Sidoarjo. Posisi bendera merah putih itu terbalik menjadi bendera putih merah. Pemilik benderapun tidak mengetahui posisi bendera yang salah. Akibatnya, wanita yang tengah hamil muda itu diberi hukuman hormat kepada bendera merah putih.
Menurut Nurul, bendera yang dipasang pada malam hari saat kerja bakti untuk memperingati perayaan HUT RI ke-72 itu diakuinya dipasang dengan tidak disengaja, dan tidak ada upaya untuk melecehkan simbol negara.
“Pada waktu itu saya berada di belakang sedang mencuci. Gak tahu orang yang kerja bakti itu yang memasang. Saya minta maaf ya karena ini tidak sengaja,” kata Nurul sembari memohon maaf, Senin (07/08/2017).
Setelah mendapat pengaduan warga, polisi dari Polsek Buduran mendatangi rumah Nurul Kurnia. Usai diturunkan dan dibenahi oleh pemilik, bendera dipasang kembali dengan pengawasan langsung dari pihak kepolisian setempat.
“Pemilik rumah sudah kami mintai keterangan dan mengaku tidak sengaja, jadi langsung kami suruh memasang dengan benar. Kami juga memperingatkan yang bersangkutan untuk memasang kembali,” kata Kapolsek Buduran, Kompol Saibani kepada Kabarpas.com biro Sidoarjo.
Polisi berharap agar kejadian pengibaran bendera terbalik tidak terulang kembali karena bendera merah putih adalah simbol negara yang harus dihormati dan memiliki sejarah kemerdekaan. (lid/mey).

















