Reporter : Dimaz Zidan
Editor : Titin Sukmawati
___________________________________
Probolinggo (Kabarpas.com) – Sejumlah kepala sekolah (Kepsek) SMP Negeri di Kabupaten Probolinggo menjalani prosesi serah terima jabatan (sertijab). Sertijab ini dipimpin langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo, Sentot Dwi Hendriyono.
Kegiatan yang digelar di halaman Kantor Diispendik Kabupaten Probolinggo ini dihadiri oleh para kabid, kasi, kasubag dan staf di lingkungan Dispendik Kabupaten Probolinggo. Sertijab ini ditandai dengan penandatanganan berita sertijab dan dilanjutkan penyerahan memori jabatan dari pejabat lama kepada pejabat baru.
Kelima Kepala SMPN yang jalani sertakan tersebut diantaranya, Sugito yang akan menjabat Kepala SMPN 1 Gending menggantikan Sujono. Selanjutnya Sujono akan menjabat sebagai Kepala SMPN 2 Sumberasih menggantikan Anda Baroroh. Sedangkan Anda Baroroh akan menjabat Kepala SMPN 1 Dringu menggantikan Umar yang menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) semenjak kepala yang lama pensiun. Selanjutnya Umar akan fokus kembali sebagai Kepala SMPN 2 Dringu.
Selanjutnya Suparni menjabat sebagai Kepala SMPN 1 Banyuanyar menggantikan Sugito dan Milyun Wijayati yang akan menjabat sebagai Kepala SMPN 3 Maron. Milyun sendiri sebelumnya adalah guru di SMPN 1 Banyuanyar yang mendapatkan promosi jabatan baru di Kepala SMPN 3 Maron.
Sekretaris Dispendik Kabupaten Probolinggo Sentot Dwi Hendriyono menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pejabat lama atas jerih payahnya di tempat tugas yang lama. Harapannya mampu meningkatkan kinerjanya di tempat tugasnya yang baru dengan sebaik-baiknya.
“Selamat mengemban amanah di tempat tugas yang baru dengan harapan mampu menjalankan dengan sebaik-baiknya. Segera lakukan adaptasi sekaligus berbaur dengan para guru di lingkungan yang baru. Mudah-mudahan tempat tugas baru bisa memberikan semangat dan motivasi baru untuk bisa berbuat memajukan dan meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Probolinggo,” katanya.
Lebih lanjut Sentot meminta agar kepala sekolah yang baru ini jangan langsung tancap gas, tetapi lakukan tugasnya secara bertahap. Khususnya di SMPN 1 Dringu karena sudah masuk dalam sekolah Adiwiyata Nasional. “Khusus untuk kepala sekolah yang baru agar bisa belajar dan meniru apa yang sudah dilakukan oleh kepala sekolah yang lain,” jelasnya.
Sementara Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dispendik Kabupaten Probolinggo Edi Karyawan mengungkapkan bahwa tugas utama kepala sekolah adalah managerial administrasi dan memonitor akademik proses belajar mengajar di lingkungan sekolahnya. “Kepala sekolah itu tetaplah seorang guru. Karena pada dasarnya kepala sekolah merupakan guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah,” tegasnya.
Lebih lanjut Edi menegaskan bahwa selain untuk penyegaran dan pengisian kekosongan, sertijab ini dilakukan supaya tidak merasa jenuh berada di satu tempat. “Oleh karena itu diharapkan semua kepala sekolah terus melakukan inovasi di tempat tugasnya demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Probolinggo,” pungkasnya. (zid/tin).

















