Reporter : Kholid Andika
Editor : Memey Mega
___________________________________
Sidoarjo (Kabarpas.com) – Sekitar 2500 anggota pramuka di Sidoarjo mengikuti upacara peringatan Hari Pramuka ke-56, yang digelar di alun-alun Sidoarjo, Senin (14/08/2017). Uniknya, usai menggelar upacara, Bupati Sidoarjo beserta seluruh peserta upara melepaskan puluhan burung merpati sebagai lambang perdamaian dunia.
Puluhan burung merpati beragam warna tersebut dilepas bersama-sama di tengah Alun-alun Sidoarjo. Dilepaskannya burung merpati ini menyiratkan pesan yang ingin disampaikan oleh gerakan pramuka Kwarcab Sidoarjo kepada dunia, khususnya bangsa ini agar tetap menjaga perdamaian di tengah perbedaan yang ada.
Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah menyatakan bahwa momentum Hari Pramuka sebaiknya digunakan untuk meningkatkan peran dan aktivitas gerakan Pramuka sebagai organisasi kepanduan dalam membangun tunas-tunas muda yang memiliki watak, kepribadian, karakter dan jati diri bangsa yang kuat, kokoh dan tangguh.
“Pramuka sebagai lembaga non-formal, merupakan sebuah gerakan yang dapat membangun karakter para pemuda yang berbudi pekerti dan sebagai wadah perdamaian dunia, gerakan pramuka memberikan kontribusi warna tersendiri dalam membangun bangsa,” kata pria yang akrab disapa Abah Ipul itu.
Menurutnya, gerakan Pramuka saat ini telah menjelma menjadi satu wadah utama dalam pendidikan karakter bangsa dan peningkatan daya saing kaum muda, khususnya di era globalisasi. Pramuka memang dimunculkan untuk membuat seseorang menjadi pribadi yang ulet dan siap menghadapi tantangan. Oleh sebab itu, peranan Pramuka menjadi sangat penting dalam upaya membentuk karakter kaum muda, menanamkan semangat kebangsaan dan meningkatkan keterampilan.
Puncak upacara peringatan Hari Pramuka tingkat Kabupaten Sidoarjo juga turut diisi dengan mengumandangkan himne Ramuka, serta pembacaan UUD 1945 dan Dasa Dharma Pramuka. (lid/mey).

















