Reporter : Habib Mustofa
Editor : Agus Hartanto
___________________________________
Banyuwangi (Kabarpas.com) – Perlombaan Penjor yang digelar Pemerintah Kecamatan Srono, Banyuwangi, di Lapangan Wira Bumi, kecamatan setempat berlangusng meriah. Peserta yang diperkirakan hanya berjumlah 20, ternyata membludak melebihi kouta yang ditentukan oleh pihak Panitia.
Meski melebihi kouta, namun Panitia masih tetap menerima peserta tersebut untuk mendaftar dalam perlomaban Penjor tingkat Kecamatan ini.
Gatot Suyono selaku Camat Srono yang sedang berada di lokasi menjelaskan, membludaknya peserta lomba Penjor ini, pertanda antusias warga Srono sangat besar. Dari Maha Karya peserta yang luar biasa pastinya Panitia nanti bingung dalam menjuru siapa yang terbaik.
“Nantinya akan diambil juara satu sampai tiga, kita umumkan pada 1 September mendatang. Pastinya pemenang juga akan mendapatkan tropi dan piagam. Sedangakan empat sampai sepuluh akan mendapatkan sertifikat pembuat penjor katagori baik di tingkat kecamatan,” ucapnya kepada Kabarpas.com biro Banyuwangi.
Gatot menambahkan, selain untuk memperingati HUT RI ke-72, perlombaan ini sengaja di selengarakan untuk melestaraikan pengrajin Penjor di Banyuwangi, Khusunya Kecamatan Srono. Di tambah lagi untuk merubah pemahaman Masayarakat bahwasnya penjor sejak dulu di gunakan tidak untuk upacara umat Hindu saja.
“Namun penjor selalu di gunakan oleh orang Jawa jaman dahulu sebagai tanda, bahwa rumah yang ada Penjornya pertanda sedang punya hajat. Sehingga tradisi ini juga perlu di jaga kelestarianya dengan membuat perlombaan ini. ” imbuhnya
Di kecamatan Srono, setidaknya ada puluhan pengrajin Penjor masih aktif. Selain memgerjakan pesanan untuk orang punya hajat. Mereka juga sering memdapatkan pesann penjor hingga luar daerah Banyuwangi. (bib/gus).

















