Reporter : Hari Purnomo
Editor : Memey Mega
___________________________________
Banyuwangi (Kabarpas.com) – Dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-72, warga Kelurahan Singotrunan, Kecamatan Banyuwangi, menggelar barikan atau selamatan kampung. Dalam tradisi itu setiap keluarga memasak tumpeng dengan sayur krawu yang dilengkapi lauk-pauk, serta berbagai macam masakan khas Banyuwangi.
Sayur krawu terdiri atas sayur daun pepaya muda dan daun singkong muda yang dicampur kelapa muda. Serta juga bertuliskan HUT RI-72 yang diberi lambang bendera merah putih.
Selanjutnya, tumpeng beserta sayur itu dibawa ke tepi jalan raya di kampungnya. Mereka menggelar selamatan dan makan bersama dipinggir jalan. Banyaknya warga yang ikut dalam acara itu, menjadikan panjangnya deretan hingga dua kilometer.
“Ini tradisi tahunan yang sudah dilaksanakan turun-temurun dalam memperingati hari kemerdekaan. Setelah berbagai macam peringatan atau lomba-lomba dilaksanakan, pastinya gelar selametan kampung guna mensyukuri nikmat yang sudah diberikan oleh Tuhan. Selamatan itu tidak hanya diikuti warga sekitar, warga luar desa yang kebetulan sedang melintas diminta berhenti dan diajak makan bersama,” ungkap Abd. Hamid, tokoh masyarakat setempat kepada Kabarpas.com biro Banyuwangi, Kamis (17/08/2017).
Selamatan ini, lanjut Hamid, selain wujud syukur kepada Tuhan, juga untuk mempererat silaturahmi antara warga satu kelurahan dengan warga lain yang kebetulan melintas.
“Selamatan digelar secara serentak di setiap lingkungannya masing – masing di seluruh Kelurahan Singotrunan,” terangnya.
Tidak hanya di tepi jalan raya, gang-gang kecil di lingkungan pun juga dipenuhi warga yang menggelar selamatan kampung, “Ini tradisi yang tidak jauh beda dengan masyarakat Oseng di daerah lain,” terangnya.
Dalam selamatan itu, warga baru boleh menyantap masakan tumpeng krawu setelah doa yang dipimpin pemuka agama melalui pengeras suara di tengah-tengah kerumunan warga.
“Kegiatannya serentak di Kelurahan Singotrunan ini tujuannya semoga masyarakat khususnya kelurahan ini dijauhkan dari segala jenis bala, marabahaya, dan bencana. Masyarakatnya diberi keselamatan dan kesejahteraan,” ungkapnya. (har/mey).

















