Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Lintas Kabarpas ยท 22 Agu 2017

Maju Pilgub Jatim, Ridwan Harap Golkar Usung Kader Sendiri


Maju Pilgub Jatim, Ridwan Harap Golkar Usung Kader Sendiri Perbesar

Reporter : Hendra

Editor : Memey Mega


Malang, (Kabarpas.com) – Mendekati pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018, sudah ada lima bakal calon yang mendaftarkan diri ke Partai Golkar. Beberapa di antaranya adalah Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dan kader senior Partai Golkar Ridwan Hisjam yang juga sebagai anggota DPR Komisi X dari daerah pemilihan Malang Raya.
Dihubungi Kabarpas.com Biro Malang, Ridwan mengatakan jika tekadnya maju sebagai calon Gubernur Jatim didasari keinginannya memajukan dan mengembangkan potensi yang ada di Jatim.
“Untuk bisa memenangkan Pilkada serentak 2018, dan Pemilu 2019 kemenangan Golkar bisa dilakukan dengan tiga cara. Menang dengan mendukung kader sendiri, menang dengan mendukung kader atau calon lain, atau kita fokus melakukan konsolidasi penataan organisasi,” ujar Ridwan yang saat ini berada di Jakarta, Selasa (22/8).
Menurutnya, akan lebih baik Golkar bisa mencalonkan kader sendiri karena akan lebih leluasa dalam mengimplementasikan visi misi-nya untuk kemakmuran masyarakat Jatim. Sebab jika Golkar menang dengan mendukung calon lain, maka calon yang sudah dimenangkan sering kali lupa.
“Kalau pun sudah ada kontrak politik, tapi kontrak politik itu tidak jelas. Kenapa kontrak politik tidak jelas karena tidak ada sanksi kalau dilanggar, tidak ada pelanggaran pidana di situ. Jadi kontrak politik memang tidak jelas,” katanya.
Lebih jauh mantan Ketua DPD Golkar Jatim ini mengatakan untuk mendukung kader sendiri ada dua opsi. Pertama mendukung calon sebagai gubernur, atau mendukung calon sebagai wakil gubernur. Ridwan sendiri mengaku siap untuk ditempatkan dalam dua opsi tersebut.
“Sebagai kader saya siap, baik dicalonkan sebagai gubernur ataupun wakil gubernur. Tapi yang pasti saya mendaftarkan diri ke Golkar sebagai calon gubernur bukan dalam posisi wakil,” jelasnya.
Ridwan mengatakan dalam politik apapun bisa terjadi. Dalam konteks ini, Golkar akan terus melihat perkembangan politik yang terjadi di Jatim dengan mempertimbangkan beberapa aspek. “Bila situasi tidak memungkinkan untuk mendapat posisi satu, ya kenapa tidak di posisi dua. Tapi kalau pun Golkar harus mendukung calon sendiri sebagai gubernur, ya saya siap,” terangnya.
Misalnya Ridwan mengatakan, dirinya pernah dicalonkan sebagai wakil gubernur Jatim pada pilkada 2003 karena suara PKB saat itu lebih tinggi dibandingkan Golkar. Demikian juga pada 2008, di mana Ridwan maju sebagai calon wakil gubernur diusung PDI-P mendampingi Sutjipto.
Namun demikian, meski mantan Ketua Umum Kosgoro ini sudah pernah diusung oleh PKB dan PDI-P, masyarakat Jatim tetap mengenalnya sebagai kader Golkar. Pasalnya Ridwan bukan orang baru di Golkar, ia adalah kader militan yang sudah lama berproses di Partai Beringin ini sejak Orde Baru. Dan Jatim adalah tempatnya lahir dan belajar sebagai politisi.
“Masyarakat tetap mengenal saya sebagai kader Golkar, karena memang saya sudah lama dikader di partai ini sejak Orde Baru. Dan sekarang akar rumput banyak yang meminta saya untuk maju kembali sebagai calon gubernur,” tuturnya.(hen/mey).

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Blusukan ke Pasar Maron, Wabup Probolinggo Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

2 Juni 2019 - 09:52

KLHK Verifikasi SMPN 1 Pajarakan Menuju Adiwiyata Nasional

23 November 2018 - 06:22

Pemkab Probolinggo Data Bahan Pangan Asal Hewan

23 November 2018 - 02:10

Rilis Aplikasi Layanan Perpustakaan Digital

22 November 2018 - 15:23

Kecamatan Dringu Raih Juara Umum Porkab Probolinggo

22 November 2018 - 04:15

Tujuh Bulan Mengabdi Sebagai Pj Bupati Probolinggo, Tjahjo Widodo Resmi Dilepas

22 November 2018 - 01:33

Trending di KABAR NUSANTARA