Reporter : Pendik
Editor : Agus Hartanto
___________________________________
Banyuwangi (Kabarpas.com) – Warga Dusun Patoman Barat, Desa Patoman, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi mengeluhkan dengan aktifitas pertambang galian C di dekat perkampungannya. Pasalnya, debu akibat aktifitas truk material muat pasir tersebut telah mengganggu warga setempat.
Seperti yang dikatakan oleh salah satu warga yang enggan disebut namanya, ada sekitar seratus lima puluh truk setiap harinya lewat jalan perkampungan tersebut, dan kalau sepi muatan paling sedikit lima puluh truk.
“Bukan debu saja yang menganggu mas, namun juga bising dengan suara truk yang lewat setiap hari di sini, jadi kalau toh ingin istirahat pun aja kayak nggak bisa,” ucapnya kepada kabarpas.com biro Banyuwangi, Jumat (25/08/2017).
Warga yang masih tetap enggan disebut namanya itu menambahkan, kalau luas tambang tersebut sangat lebar, karena terkadang ada empat alat berat yang bekerja untuk menggali pasir di tengah persawahan tersebut.
“Kalau ilegal atau tidak saya ya nggak tahu mas, cuman ngertinya ada aktifitas pertambangan pasir dan dulu pernah dikasih garis polisi, namun sekarang kembali beroperasi lagi,” ucapnya.
Sementara dari pantauan Kabarpas.com biro Banyuwangi saat di lokasi tambang galian C terlihat dua alat berat sedang berkerja menggali pasir dan mengisi truk muat mateial pasir. (pen/gus).

















