Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Lintas Kabarpas · 26 Agu 2017

Peselancar 14 Negara Ramaikan Kompetisi Selancar Layang di Pulau Tabuhan Banyuwangi


Peselancar 14 Negara Ramaikan Kompetisi Selancar Layang di Pulau Tabuhan Banyuwangi Perbesar

Reporter : Habib Musthofa

Editor : Agus Hartanto

___________________________________

Banyuwangi (Kabarpas.com) – Banyuwangi Kiteboarding and Wind Surfing International Competition dimulai di Pulau Tabuhan, Banyuwangi. Sebanyak 30 peserta dari 14 negara bersaing menampilkan atraksi selancar angin terbaik di ajang sport tourism ini.

Pulau Tabuhan Banyuwangi benar-benar menjadi surga bagi para peselancar angin. Para atlet dari mancanegara terlihat sangat menikmati suasana pulau berpasir putih tersebut. Hembusan angin yang kencang, ombak yang tidak terlalu besar yang dipadu dengan keindahan pulau menjadi kenikmatan tersendiri bagi para peselancar tersebut.

Seperti yang diungkapkan salah satu peserta bernama Narapichit Pudla asal Thailand. Dia sangat senang bermain selancar angin di Pulau Tabuhan. Menurut dia, Pulau Tabuhan merupakan lokasi terbaik untuk bermain selancar angin di Indonesia.

“Di sini kecepatan anginnya pas. Apalagi pulaunya sangat cantik. Lokasi yang paling bagus untuk bermain surfing di Indonesia,” katanya kepada Kabarpas.com biro Banyuwangi.

Pulau Tabuhan merupakan tempat ketiga di Indonesia yang pernah didatangi oleh Narapichit untuk bermain selancar angin di Indonesia, setelah Bali dan Pulau Bintan.

Narapichit merupakan pemenang juara kedua kategori freestyle di kompetisi ini pada tahun 2015 lalu. “Saya sudah dua kali mengikuti kompetisi di Pulau Tabuhan ini. Cuaca dan anginnya benar benar mendukung, Sangat menyenangkan,” imbuhnya.

Pulau ini dikenal memiliki angin yang cocok untuk digelar selancar layang dan angin. Bahkan angin di Pulau Tabuhan ini memiliki karakteristik yang tidak dimiliki oleh tempat lainnya.

Hari ini, Narapichit beratraksi freestyle. Dia beberapa kali bermanuver menampilkan aksi terbang di atas air lalu melandai kembali dengan gerakan-gerakan akrobatik.

Selain diikuti peserta pria, kompetisi ini diikuti peserta wanita. Salah satunya Madlen Ernest dari Austria. Madlen menjadi yang terbaik di kelas maraton. Di kelas marton, para peserta diadu menjadi yang tercepat berseluncur mengitari Pulau Tabuhan.

“Saya beruntung, meskipun saya sudah berlatih sebelumnya. Anginnya sangat bagus, membantu saya menambah kecepatan sehingga bisa jadi pemenang,” kata Madlen.

Pulau Tabuhan sendiri merupakan sebuah pulau kecil tak berpenghuni yang masuk Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi. Hanya diperlukan waktu 20 menit untuk menuju ke Pulau Tabuhan dengan menggunakan perahu motor.

Pulau yang terletak di sisi Timur Kabupaten Banyuwangi ini menyimpan pesona yang indah. Pasir putih yang halus, air laut yang jernih dan biota laut yang menawan. Tak heran, banyak wisatawan yang pergi ke pulau ini untuk melakukan snorkeling dan diving.

Secara terpisah, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan sport tourism menjadi salah satu cara untuk mempromosikan pariwisata daerah.

“Sport tourism efektif untuk mendorong wisata. Jadi kita dapat dua manfaat, pertama kunjungan atlet dan wisitawan penggemar olahraga air. Kedua, promosi destinasinya yaitu Pulau Tabuhan,” ujar Anas kepada Kabarpas.com.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Wawan Yadmadi mengatakan, kompetisi berlangsung selama dua hari, 26-27 Agustus. Ajang ini melombakan berbagai kelas yaitu kategori racing (maraton), trapezoid, speed trial, freestyle dan big jump exhibition dengan memperebutkan hadiah menarik total Rp 105 juta.

“Hari ini kategori yang dilombakan marathon women and men serta freestyle. Besok dilanjutkan kategori lainnya,” ujarnya. (bib/gus).

Artikel ini telah dibaca 54 kali

Baca Lainnya

Blusukan ke Pasar Maron, Wabup Probolinggo Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

2 Juni 2019 - 09:52

KLHK Verifikasi SMPN 1 Pajarakan Menuju Adiwiyata Nasional

23 November 2018 - 06:22

Pemkab Probolinggo Data Bahan Pangan Asal Hewan

23 November 2018 - 02:10

Rilis Aplikasi Layanan Perpustakaan Digital

22 November 2018 - 15:23

Kecamatan Dringu Raih Juara Umum Porkab Probolinggo

22 November 2018 - 04:15

Tujuh Bulan Mengabdi Sebagai Pj Bupati Probolinggo, Tjahjo Widodo Resmi Dilepas

22 November 2018 - 01:33

Trending di KABAR NUSANTARA