Reporter : Pendik
Editor : Memey Mega
___________________________________
Banyuwangi (Kabarpas.com) – Masih dalam serangkaian HUT kemerdekaan RI ke-72 RI. Meski sudah lewat dari tanggal 17 Agustus. Namun, animo masyarakat dalam memeriahkan bulan kemerdekaan ini luar biasa. Seperti yang terlihat di Desa Mangir, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, pemuda Karang Taruna Sabuk Mangir menggelar Gebyar Merah Putih. Sebuah pentas seni sebagai puncak serangkaian kegiatan Dirgahayu Indonesia.
Menurut Camat Rogojampi Nanik Mahruchi mengatakan, pagelaran Gebyar Merah Putih ini luar biasa. Karena sinergi antar pemuda, pemerintah desa, hingga masyarakat. Ditambah lagi pentas seni ditampilkan murni dari pemuda desa setempat.
“Saya harap Desa Mangir menjadi percontoham desa-desa lain yang ada di Kecamatan Rogojampi,” ucap Nanik Mahruchi kepada kabarpas.com biro Banyuwangi saat mengahiri kegiatan tersebut.
Nanik menambahkan, selain itu Sinergisitas antara Pemerintah Kabupaten, Kecamatan, hingga desa merupkan intruksi dari Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas kepada seluruh pemerintahan di Banyuwangi demi mewujudkan desa smart kampung ditahun 2017.
Ditambah lagi smart kampung tidak pada pelayanan saja, namun juga pelestarian seni, budaya, hingga pemberdayaan masyarakat dengan potensi yang dimiliki di masing-masing desa. “Sehingga pemerintah kecamatan akan terus mendorong desa-desa dengan pengawasan, mewujudkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Desa Mangir, Didik Isdiantoro menjelaskan, kegiatan ini sudah menjadi agenda tahunan warga desa maupun pemerintah Desa Mangir untuk merayakan HUT RI. Jika dibandingkan dengan tahun lalu, kali ini lebih meriah lagi.
“Karena tahun ini dari seluruh dusun yang ada, semuanya membuat kegiatan untuk memperingati HUT RI ke 72. Dan kegiatan tersebut melibatkan pemuda dari masing-masing dusun,” ujar Kepala Desa Mangir kepada kabarpas.com biro Banyuwangi
Didik menambahkan, untuk kegiatan yang paling spektakuler yakni kirab seni maupun budaya. Kegiatan ini merupakan perpaduan peingatan HUT RI dan HUT Desa Mangir.
“Kirab ini diikuti oleh masyarakat dari lima dusun yang ada di Desa Mangir dengan memakai pakaian adat, profesi warga, petani, dan macam-macam, karena orang warga Manggir memiliki profesi bermacam-macam,” ucapnya.
Sedangkan Ismail selaku Ketua Panitia menerangkan setidaknya sebanyak lima puluh anggota Karang Taruna Sabuk Mangir terlibat dalam pagelaran ini. Gebyar Merah Putih merupakan puncak dari kegiatan HUT RI ke 72 dan HUT Desa Mangir.
“Dibuka dengan lagu umbul-umbul Blambangan, dilanjutkan sambutan Ketua Panitia, Pak kades, Bu Camat, dan pemberian hadian dari seluruh pemenang perlombaan dan di tutup tarian daerah Banyuwangi serta musik dari para pemuda Desa Mangi,” tutupnya. (pen/mey).

















