Reporter : Pendik
Editor : Putra
Banyuwangi, (kabarpas.com) – Dalam rapat kordinasi dan sosialisasi progam bantuan pangan non tunai Kementrian Sosial Republik Indonesia, di salah satu hotel berbintang di kawasan Banyuwangi Rabu, (30/08/2017). Seluruh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) di kabupaten Banyuwangi siap dukung Program tersebut.
Menurut Bernad yang menjabat sebagai kordinator TKSK kabupaten Banyuwangi menjelaskan, ini merupakan trobosan luar biasa dari Kementrian Sosial Republik Indonesia, “karena dari program e-tunai bantuan yang di salurkan langsung tertuju ke penerima tidak perlu tambahan anggaran yang mengalir kesana-kemari, ditambah lagi penerima juga bisa menukarkan bantuan e-tunai langsung dengan kebutuhan rumah tangga lain di toko yang sudah dibentuk oleh Kementrian Sosial.” ucap Bernad kepada kabarpas.com biro Banyuwangi saat menghadiri rapat kordinasi dan sosialisai tersebut.
Bernad menambahkan, TKSK dari 25 kecamatan di kabupaten Banyuwangi juga sudah siap untuk mengawal, mengawasi, bahkan membantu para penerima bantuan jika ada kendala yang terjadi dilapangan sesuai dengan wilayah kerja masing-masing.
“Kita nanti juga akan kordinasi dengan kawan-kawan PKH di kecamatan untuk bekerja sama dalam hal pelancaran program ini.” imbuhnya
Dalam koordinasi dan sosialisasi program non tunai ini dihadiri Direktur Jendral Pangan Fakir Miskin, SKM Bidang Pengembangan SDM dan Program Kementrian, Sekretaris Ditjen PFM, kepala Dinas Sosial serta TKSK dan PKH sekecamatan. Kabupaten Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso.(pen/put).

















