Reporter : Dimaz Zidan
Editor : Agus Hartanto
___________________________________
Probolinggo (Kabarpas.com) – Setiap pemimpin bisa disebut berhasil manakala kebijakan dan program pembangunannya membawa sodaqoh jariyah dan kemaslahatan bagi warga masyarakatnya.
Hal ini sebagaimana disampaikan oleh anggota Komisi VIII DPR RI, Hasan Aminuddin, saat meresmikan kawasan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Wisata Kampung Hati di Desa Gading Wetan, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan yang diadakan bersamaan dengan selamatan Desa Gading Wetan tersebut dihadiri juga oleh Wakil Bupati Probolinggo Drs. HA Timbul Prihanjoko bersama segenap pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan diikuti oleh Forkopimka Gading.
Mengawali sambutannya, Hasan Aminuddin menegaskan bahwa apa yang diharapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo terhadap pemerintah desa untuk bagaimana membangun desa tidak hanya infrastruktur saja yang pemanfaatannya hanya satu arah saja.
Hasan mencontohkan adanya gedung perpustakaan dan aula multifungsi di kawasan ini adalah hasil pemikiran yang inovatif dan kreatif dari pemerintah desa. “Seperti kampung BUMDes ini. Ide kreatif dan inovatif seperti ini yang ingin ditransferkan oleh Bupati dan Wabup kepada seluruh pemerintah desa,” katanya.
Lebih lanjut Hasan menilai adanya kawasan BUMDes ini pemanfaatannya bahkan bisa lebih meluas. Misalnya dengan bersinergi bersama instansi terkait untuk penyediaan tenaga ahli di bidang olahraga.
“Aula ini juga bisa digunakan sebagai akademi olahraga tertentu. Misalnya tenis meja, sediakan minimal 5 meja, maka minimal 10 pemuda desa akan berkumpul disini setiap malam minggu. Tentu hal ini akan diikuti oleh pemuda yang lain,” paparnya.
Dengan begitu kata Hasan, kawasan ini bisa dimanfaatkan oleh banyak orang dan tentu akan menjadi alternatif bagi pemuda untuk menyalurkan aktifitas positif mereka.
Sementara itu Kepala Desa Gading Wetan Supriyono saat membacakan laporannya menuturkan bahwa dulunya lokasi ini non produktif, bertebing batu dan kontur tanah tidak rata. “Alhamdulillah kini tempat ini sudah produktif dan bisa menghasilkan uang. Banyak pemuda kami yang bekerja di kawasan ini,” katanya.
Wisata River Tubing sendiri dibentuk sekitar tahun 2013 lalu kata supriyono, kini wisata river tubing yang dikenal dengan ‘Water Sport’ Gading Wetan ini sudah dilengkapi dengan fasilitas pelengkap dan penunjang. “Aula yang baru selesai ini akan menjadi penunjang kegiatan wisata River Tubing kami,” ungkapnya.
Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan kata-kata peresmian oleh Drs. H Hasan Aminuddin M.Si dan pemotongan pita menuju pintu masuk lokasi water sport yang berada di kawasan BUMDes tersebut. (zid/gus).

















