Reporter : Hari Purnomo
Editor : Agus Hartanto
___________________________________
Banyuwangi (Kabarpas.com) – Dalam sepakan terakhir ini, Kecamatan Wongsorejo dilanda kekurangan air bersih. Atas kondisi itulah Polres Banyuwangi yang dipimpin langsung oleh Kasat Sabhara AKP Bashori memberikan bantuan kepada masyarakat yang kekurangan air bersih menggunakan mobile armored water canon dengan membawa 9000 liter air bersih.
Aksi sosial kemanusiaan yang dilakukan Polres Banyuwangi ini kian meningkat. Itu seiring denhan kawasan di Kecamatan Wongsorejo yang dilanda bencana krisis air bersih. Untuk itu, Polres Banyuwangi memanfaatkan mobil armored water canon guna menyuplai air bersih ke kawasan-kawasan yang dilanda bencana ke kurangan air bersih tersebut, diantaranya seperti Desa Bansring, Desa Alasrejo, Desa Sidowangi, Desa Wongsorejo, dan Desa Alas Buluh
Kasat Sabhara AKP Bashori mendampingi Kapolres Banyuwangi AKBP Agus Yuliyanto mengatakan, air bersih begitu bermanfaat bagi masyarakat dilanda kekeringan. Ia menilai armored water canon akan turun ke lapangan, jika menerima laporan kebutuhan air di masyarakat.
“Mengantisipasi kesulitan air bersih, Polres Banyuwangi dan jajaran memberikan bantuan air bersih sebanyak 9000 liter dengan menggunakan mobil armored water canon kepada 600 Jiwa di Deso Tejowangi,” ungkapnya kepada Kabarpas.com biro Banyuwangi.
Ia mengatakan, terobosan digunakannya water canon, ialah berfungsi sebagai misi sosial membantu masyarakat Banyuwangi. Pasalnya, mobil yang biasanya dipakai polisi untuk menghalau serangan pengunjuk rasa, dan di musim kemarau kini justru dipakai polisi menyalurkan air bersih.
“Kami memanfaatkan satu mobil water canon, dan masyarakat yang memerlukan air kami layani terdahulu. Ide awal menggunakan water canon, sebelumnya memang dipakai mengantisipasi unjuk rasa. Nah, sekarang sebagai operasional dan juga memasyarakatkan mobil ini. Mobil water canon ini bisa dipakai kepentingan sosial dan masyarakat,” ucap perwira yang dulu pernah menjabat sebagai Kasatpolair Polres Banyuwangi.
Ditegaskan, pemanfaatan water canon akan digunakan hingga musim penghujan dimulai. Polisi tidak memungut biaya atas terobosan menyaluran air bersih di masyarakat tersebut.
“Gak ada dipungut biaya dan semua gratis. Targetnya, penyaluran air dilakukan sampai musim hujan tiba di masyarakat beberapa bulan lagi,” tegasnya. (har/gus).

















