Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Lintas Kabarpas · 22 Sep 2017

Camat Sumberasih Canangkan Gerakan Satu Rumah Satu Kentongan


Camat Sumberasih Canangkan Gerakan Satu Rumah Satu Kentongan Perbesar

Reporter : Dimaz Zidan

Editor : Agus Hariyanto

___________________________________

Probolinggo (Kabarpas.com) – Sebanyak 1.000 kentongan turut menyemarakkan pencanangan gerakan satu rumah satu kentongan di lapangan SMKN 1 Sumberasih, Kabupaten Probolinggo.

Pencanangan tersebut dilakukan dalam apel kaposkamling dan linmas dalam rangka kesiapan PAM Pilkada tahun 2018 dan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Pada apel ini dipimpin oleh Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal didampingi Camat Sumberasih Ugas Irwanto dan jajaran Forkopimka Sumberasih, serta tokoh agama, tokoh masyarakat dan kepala desa se-Kecamatan Sumberasih.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Probolinggo Kota menyerahkan secara simbolis kentongan kepada perwakilan kaposkamling, anggota linmas dan kepala desa. Kemudian dilanjutkan dengan penabuhan kentongan secara bersama-sama.

Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal mengatakan kegiatan apel kaposkamling dan linmas ini bertujuan memberikan motivasi kepada kaposkamling, anggota linmas dan masyarakat untuk lebih aktif dalam menjaga kamtibmas di lingkungannya serta mengaktifkan kembali penjagaan siskamling di lingkungannya untuk antisipasi gangguan kamtibmas seperti pencurian, pencurian hewan dan masuknya teroris di lingkungan masing-masing.

“Selain itu, mampu menciptakan wilayahnya menjadi daerah yang aman, tenang dan damai. Sekaligus mewujudkan kesadaran masyarakat dalam penanggulangan terhadap setiap kemungkinan timbulnya gangguan kamtibmas di lingkungannya,” katanya.

Menurut AKBP Alfian Nurrizal, tugas dan tanggung jawab pelaksana siskamling dan linmas bertugas melaksanakan penjagaan, patroli dan perondaan serta memberikan peringatan-peringatan untuk mencegah terjadinya kejahatan, kecelakaan, kebakaran, banjir, bencana lama dan lain-lain.

“Memberikan keterangan/informasi tentang keamanan dan ketertiban lingkungan, memberikan bantuan dan pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai masalah yang dapat mengganggu ketentraman warga sekitarnya serta membantu Ketua RT/RW dalam menyelesaikan masalah warga tersebut. Terpenting melakukan koordinasi dengan 3 pilar yaitu kepala desa, bhabinkamtibmas, babinsa dan aparat pemerintah terkait lainnya,” jelasnya.

Terkait dengan gerakan satu rumah satu kentongan, Kapolres AKBP Alfian Nurrizal menyampaikan bahwa inovasi ini merupakan inisiatif dari Camat Sumberasih Ugas Irwanto bersama jajaran Forkopimka Sumberasih.

“”Kentongan bisa meningkatkan rasa kepedulian dan interaksi dengan masyarakat. Keberadaan kentongan ini sangat luar biasa dalam membantu tugas poskamling dan linmas dalam menciptakan suasana yang akan dan kondusif. Gerakan pemasangan satu rumah satu kentongan upaya nyata mewujudkan keamanan lingkungan,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Sumberasih Ugas Irwanto menyampaikan bahwa pencanangan gerakan satu rumah satu kentongan dengan 1.000 kentongan ini merupakan langkah awal untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Sumberasih. Sebab jika dihitung dengan jumlah rumah yang ada masih kurang banyak.

“Kami sudah komitmen dengan para kepala desa untuk melakukan inisiatif melakukan pemasangan setiap rumah satu kentongan. Tentu harapannya pada saat terjadi kriminal dan begal jika mengandalkan handphone belum tentu langsung nyambung dengan polisi. Tetapi dengan kentongan, maka bunyinya akan kemana-mana,” ujarnya.

Menurut Ugas, kentongan merupakan sebuah media yang efektif untuk membangun silaturahim dengan masyarakat. Sebab misalnya ada jika kentongan dibunyikan dan pelaku kriminal berhasil lolos, maka dia takut akan kembali lagi. Sehingga secara tidak langsung akan membangkitkan semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

“Kentongan merupakan salah satu alat yang lebih efektif menjaga keamanan lingkungan. Meskipun dengan rasa takut, masyarakat bisa langsung menabuhnya dan akan mengundang masyarakat lain untuk datang,” jelasnya.

Sebagai Camat, Ugas merasa kasihan jika masyarakat hanya mengandalkan pihak polsek dan koramil saja. Sebab tugas mereka sudah banyak dan kurang efektif jika masyarakat tidak turut ambil bagian dalam menjaga keamanan lingkungan. “Semoga dengan gerakan ini bisa mengurangi angka tindak kriminal. Kalau nanti hasilnya baik dan ada manfaat bisa berjalan ke kecamatan lain,” pungkasnya. (zid/gus).

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Blusukan ke Pasar Maron, Wabup Probolinggo Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil

2 Juni 2019 - 09:52

KLHK Verifikasi SMPN 1 Pajarakan Menuju Adiwiyata Nasional

23 November 2018 - 06:22

Pemkab Probolinggo Data Bahan Pangan Asal Hewan

23 November 2018 - 02:10

Rilis Aplikasi Layanan Perpustakaan Digital

22 November 2018 - 15:23

Kecamatan Dringu Raih Juara Umum Porkab Probolinggo

22 November 2018 - 04:15

Tujuh Bulan Mengabdi Sebagai Pj Bupati Probolinggo, Tjahjo Widodo Resmi Dilepas

22 November 2018 - 01:33

Trending di KABAR NUSANTARA