Reporter : Dimaz Zidan
Editor : Agus Hariyanto
___________________________________Probolinggo (Kabarpas.com) – Dalam waktu dekat ada sebanyak 20 ribu mangrove akan ditanam di wilayah pantai Desa Tongas Wetan, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo. Hal itu disampaikan oleh Kepala Diskan Kabupaten Probolinggo, Dedy Isfandi melalui Kepala Bidang Perikanan Tangkap Wahid Noor Azis, saat memberikan sosialisasi fasilitasi pengembangan ekosistem mangrove, yang digelar di kediaman Sekretaris KUB Samudera Biru Laut Abadi Sudar.
“Kebetulan dalam waktu dekat kami akan melakukan penanaman 20 ribu mangrove di wilayah pantai Desa Tongas Wetan seluas 2 hektar dengan melibatkan Pokmaswas dan KUB Samudera Biru Laut Abadi. Sehingga bisa bersama-sama memelihara dan merawat mangrove,” katanya.
Menurut Wahid, di lokasi pantai Desa Tongas Wetan ini sebelumnya sudah ditanami sebanyak 85 ribu mangrove untuk lahan seluas 8,5 hektar. Sehingga dengan ada penambahan 20 ribu untuk 2 hektar, maka totalnya mencapai 10,5 hektar.
“Untuk mengetahui mangrove ini hidup atau tidak, baru diketahui setahun setelah penanaman. Tetapi hidup dan tidaknya mangrove tergantung dari tanah lumpur pasirnya. Yang paling penting lagi jangan terlalu sering terendam air,” jelasnya.
Wahid menerangkan bahwa mangrove ini banyak sekali manfaatnya. Secara ekologi mempunyai peran sebagai pelindung pantai, peredam gelombang, pengendali banjir, penyerap limbah, pensuplay bahan organik dan sebagai sumber energi bagi biota laut.
“Secara sosial, ekonomi dan budaya, tanaman mangrove berperan sebagai penyedia 70 produk langsung dan tidak langsung serta memiliki nilai estetika yang sangat tinggi,” tegasnya. (zid/gus).

















