Reporter : Raden Rama
Editor : Memey Mega
___________________________________
Malang (Kabarpas.com) – Dalam upaya Kementerian Pariwisata meningkatkan potensi pariwisata di setiap daerah. Hari ini, Kamis (05/10/2017). Deputi Pengembangan Destinasi Wisata Budaya dan Industri Wisata Kemenpar RI menggelar bimbingan tehnik tentang percepatan pengembangan wisata sejarah dan religi.
Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Malang, Ida Ayu Wahyuni. Dalam kesempatan tersebut, ia menjelaskan bahwa Kota Malang memiliki banyak potensi wisata sejarah dan religi, hanya saja dia mengaku masih banyak yang belum mengetahui.
“Di Kota Malang ada banyak situs tapi memang belum banyak yang tahu karena banyak yang belum di ekspos. Seperti kata Presiden Jokowi, Pariwisata adalah core economy Indonesia dan sebagai sektor andalan yang harus didukung oleh semua sektor lain,” terangnya dalam FGD yang digelar di Hotel Aria Gajayana.
Diakui Ida, terkait pariwisata, Kota Malang mengalami peningkatan jumlah wisatawan. Ditahun 2015 ada sekitar 3.385.476 wisatawan yang mengunjungi Kota Malang, dan tahun 2016 naik 3.996.609, “Kami harapkan tahun 2017 dan tahun selanjutnya bisa meningkat drastis,” harapnya.
Sementara itu, Tetty DS Arianto, Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Sejarah yang juga hadir dalam acara tersebut menyampaikan, tradisi dan budaya Kemenpar RI juga menjelaskan banyak wisatawan khususnya wisatawan mancanegara sangat menyenagi destinasi wisata yang bernuansa sejarah dan budaya. Apalagi sebenarnya setiap wisata pasti dimulai dengan sejarah.
“Menurut PATA (Pacific Asia Travel Association) lebih dari 50 persen wisata mancanegara yang mengunjungi Asia dan daerah pasifik karena untuk melihat dan menyaksikan adat istiadat, the way of life, peninggalan sejarah, bangunan kuno yang tinggi nilainya,” tutup Tetty. (ram/mey).
















