Reporter : Arudatu
Editor : Memey Mega
_________________________________________________________________________
Malang (Kabarpas.com) – Dalam memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2017, Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kabupaten Malang menggelar Jalan Sehat Sarungan yang diikuti 30 ribu santri dan jamaah NU.
Acara yang digelar di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang itu merupakan upaya untuk mengenang jasa para santri yang juga berjuang membela tanah air.
“Kegiatan ini adalah upaya meneladani perjuangan para santri dalam perjuangan kemerdekaan melalui resolusi jihad,” ujar Ketua PCNU Kabupaten Malang, dr H Umar Usman saat ditemui Kabarpas.com biro Malang.
Jalan sehat sarungan tersebut diikuti seluruh jajaran badan otonom (Banom) NU dan santri dari berbagai pesantren di Kabupaten Malang. Turut hadir pula perwakilan dari Gerakan Pemuda Ansor, Muslimat, Fatayat, Pagar Nusa, dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser). Acara tersebut dibuka dan dipimpin oleh jajaran pengurus PCNU Kabupaten Malang, Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung dan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang, Asy’arie.
Dalam sambutannya, Kapolres AKBP Yade Setiawan Ujung mengatakan bahwa jika dulu musuh para santri adalah penjajah Belanda maka sekarang sudah berbeda. Kalangan santri, kata dia, saat ini harus berhadap-hadapan dengan konflik sosial, intoleransi, radikalisme, dan terorisme yang dapat mengancam keutuhan NKRI. Ujung mengatakan, slogan hubbul wathan minal iman (cinta tanah air sebagian daripada iman) adalah salah satu perekat bagi pesan perjuangan para santri sejak dulu hingga sekarang.
’’Karena santri ikut memerdekakan Indonesia, maka menjaga NKRI adalah wajib bagi mereka. Maka dari itu, melalui kegiatan seperti ini rasa cinta tanah air dapat dipupuk lagi,’’ ujar Ujung.
Peserta jalan sehat sarungan sangat terlihat sangat antusias. Selain sarungan dan berbusana muslim, mereka tampak mengenakan berbagai kostum. Diantaranya berkostum Sakerah hingga berkostum ala pejuang. Jalan sehat itu ,menempuh jarak sekitar 7 kilometer melintasi Jalan Trunojoyo, Jalan Raya Panji depan DPRD, Jalan Sultan Agung, Jalan Raya Cepokomulyo, Jalan Krapyak dan finish kembali di areal Stadion Kanjuruhan. Hadiah utama jalan sehat sarungan itu adalah Motor dan berbagai hadiah hiburan seperti Kulkas dan perlengkapan rumah tangga . (aru/mey).
















