Menu

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Pojokan · 16 Okt 2017

Kiat Gapai Tangga Perubahan Diri


Kiat Gapai Tangga Perubahan Diri Perbesar

Oleh : Ruka (Konsultan Kautsar Management)

(Kabarpas.com) – KARAKTER seseorang berasal dari kebiasaan. Seseoang bisa dikatakan karakternya baik, karena dilihat dari kebiasaannya yang baik. Begitupun sebaliknya. Seseorang bisa dikatakan karakternya tidak baik, karena melakukan kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik. Hal tersebut bersumber dari tindakan sehari-sehari. Misalnya, seseorang yang sering senyum kepada siapapun yang ia temui akan terlihat ramah dan dicap oleh semua orang ia adalah sosok yang ramah. Jika seseorang kerap berkata-kata kotor, orang akan memandang ia sebagai orang yang tidak sopan. Jika kata dan ucapnya sering tidak dipertanggungjawabkan, maka masyarakat akan mengenalnya sebagai orang yang pembohong.

Bukankan hidup adalah sebuah pilihan? Anda bisa memilih apakah ingin hidup baik atau tidak baik? Tapi disini saya ingin mengajak Anda semua untuk baik agar hidup kita lebih bahagia. Menjadi sosok yang dicintai oleh semua orang, berbagai kalangan. Terus memperbaiki diri dan melakukan kebiasaan-kebiasaan yang positif dan selalu memperbaiki kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik. Sesuatu yang dilakukan berulang-ulang akan menjadi kebiasaan. Dari kebiasaan yang terus dilakukan akan menjadi karakter.

Tahukah Anda? Bahwa semua itu bersumber dari pikiran kita sendiri. Maka dari itu kita harus memiliki pikiran yang jernih, positif. Sehingga, kata-kata yang keluar dari mulut kita juga akan selalu jernih, bermanfaat, mengandung bermakna dan kebaikan. Saya melihat sosok mentor saya, Edvan M Kautsar yang merupakan salah satu motivator termuda Indonesia. Setiap ucapan beliau adalah bermanfaat, penuh makna kebaikan, nasihat untuk perbaikan, memotivasi banyak orang. Setiap tindakannya juga adalah kebaikan dan untuk kebermanfaatan. Sehingga apa yang terjadi? Beliau dipandang sebagai pribadi yang penuh semangat, pancarannya positif, ramah, baik hati dan sosok yang sangat menginspirasi. Semua itu adalah bersumber dalam fikiran dan hatinya.

Karakter seseorang bersumber dari pola pikirnya. Jadi jika ingin sukses, maka ubahlah nasib Anda sendiri. Tuhan tidak akan mengubah nasib seseorang, jika bukan dia sendiri yang merubahnya. Suatu keadaan apapun bisa kita ubah. Untuk itu, kita perlu merubah kata-kata yang ada di dalam pikiran kita. Hal yang sering saya lakukan adalah terapi diri. Di mana saya mengawalinya di pagi hari menjelang subuh atau setelah selesai melakukan ritual dalam beribadah lima waktu. Caranya adalah memejamkan mata, tarik nafas dari hidung keluarkan nafas dari mulut. Lakukan hal itu pelan-pelan sambil bilang dalam hati apapun yang kamu mau. Contoh “saya ingin sukses”dan saya pasti bisa!!!

Ketahuilah, ketika hal-hal positif sudah menjadi karakter kita, lama-lama nasib kita akan berubah. Dan jika kita memiliki karakter yang baik, jujur, nasib kita akan berubah lebih cepat. Saya sering mendengar orang-orang sengsara mengatakan, “sudah takdir saya barangkali yang membuat saya seperti ini”. Saya suka greget sendiri mendengarnya dan bertanya “apakah takdir bisa diubah?”. Di atas sudah saya jelaskan, nasib seseorang bisa diubah! Karena mengubah nasib adalah domain manusia.

Mencapai tangga perubahan diri tentunya dengan terus mengoptimalkan  potensi yang ada dalam diri. Gunakanlah seluruh apa yang kita bisa dan apa yang dimiliki untuk kebaikan dan kebermanfaatan. Misalnya kita punya badan sehat, salah satu cara bentuk syukur kita dengan menjaga sehat itu dan bekerja secara maksimal. Ketika kita memiliki potensi cerdas, maka maksimalkan untuk terus belajar, berbagi dan aplikasikan.

Apapun itu potensinya harus kita syukuri dan harus kita kembangkan. Dengan begitu hidup ini tidaklah statis tapi dinamis, karena kita hidup jangan diam di tempat, tapi harus terus berkembang ke arah perubahan diri yang lebih baik. Menggapai tangga perubahan diri tentunya harus dengan memaksakan diri untuk kebaikan dan terus melawan dan merubah berbagai fikiran negatif menjadi positif, perkataan buruk menjadi baik, malas menjadi rajin, dan hal lainnya.

Melakukan perubahan perbaikan diri juga bisa dengan cara pelajari diri dan bermuhasabah. Luangkan waktu dalam sehari untuk berfikir dari sibuknya berbagai aktivitas yang dilakukan setiap hari, pelajari diri sendiri, pelajari ilmu agama, pelajari berbagai ilmu, belajari berbagai fenomena yang terjadi, pelajari alam semesta. Teruslah berjuang untuk menggapai tangga demi tangga perubahan dirimu ke arah yang lebih baik agar Anda menjadi sosok yang dicintai Tuhan dan sesama manusia. (***).

______________________________________________________________

* Rubrik Inspirasi dan Motivasi hidup ini adalah kerjasama antara Kabarpas.com (PT. Media Masyah Publika) dengan kautsarmanagement.id (Kautsar Management) yang berkantor di Jakarta.

Artikel ini telah dibaca 20 kali

Baca Lainnya

Tarekat Sang Musnid Dunia

17 Mei 2026 - 10:08

Jaminan Stabilitas Kepemimpinan Prabowo di Tengah Turbulensi Politik

2 Mei 2026 - 18:25

Belajar Persahabatan Sejati dari Rais Aam PBNU

24 Maret 2026 - 09:18

Antara Asmara, Semangat Kuliah, dan IPK Mahasiswa

6 Februari 2026 - 11:13

Wajah Perempuan NU Abad ke-2

31 Januari 2026 - 06:19

Kepala Daerah, Waktunya Berbenah dan Menambah BUMD

9 Januari 2026 - 18:45

Trending di Kabar Terkini