Reporter : Ali Mahfudz
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Jumlah perpustakaan di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Probolinggo dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Semua ini tidak terlepas dari inovasi pelayanan yang diberikan sehingga masyarakat mau datang ke perpustakaan, baik untuk meminjam buku maupun sekedar membaca buku.
Tahun 2016 lalu, jumlah pengunjung perpustakaan mencapai 20.101 orang. Jumlah ini meningkat dua kali lipat pada tahun 2017 menjadi sebesar 40.342 orang dari target sebanyak 20.000 orang pengunjung. Karena tingginya animo pengunjung, tahun 2018 jumlah pengunjung ditarget sebanyak 25.000 orang.
Kepala Dispersip Kabupaten Probolinggo Raharjo menyampaikan para pengunjung perpustakaan tersebut banyak didominasi oleh kalangan pelajar sebanyak 15.876 orang. Disusul mahasiswa sebanyak 9.860 orang, PNS sebanyak 5.649 orang dan swasta sebanyak 8.957 orang.
“Mudah-mudahan ke depan, jumlah pengunjung perpustakaan bisa terus meningkat. Kami akan terus berupaya melakukan sejumlah terobosan dan inovasi agar masyarakat mau datang ke perpustakaan untuk meningkatkan minat baca masyarakat,” kata Raharjo, Selasa (16/1/2018).
Sejumlah program terobosan akan dilakukan seperti dengan memaksimalkan jumlah pengunjung perpustakaan mulai dari perpustakaan keliling, kegiatan lomba-lomba, variasi layanan PerpuSeru, sinergi dengan instansi lain, pelaku UKM serta CSR perusahaan.
“Kami juga akan mengembangkan perpustakaan desa di 10 desa meliputi Desa Bhinor, Sentul, Kedungrejoso, Sepuh Gembol, Jangur, Bayeman, Curah Dringu, Sentong, Sumber Klidung dan Opo-opo. Disamping program dengan pelibatan masyarakat langsung,” tukas Raharjo. (fudz/nis)

















