Reporter : Ali Mahfudz
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Kabarpas.com – Puluhan pengurus koperasi pondok pesantren (koppontren) di Kabupaten Probolinggo diberikan materi pengembangan kewirausahaan oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo, Kamis (18/1/2018). Materi ini diperlukan untuk menanamkan jiwa kewirausahaan diantara pengurus Koppontren.
Kepala Bidang Usaha Koperasi dan Fasilitasi Permodalan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Probolinggo Eduard Nahumury menyampaikan keberadaan usaha koppontren merupakan salah satu sarana penting di bidang kewirausahaan. Seluruh usaha milik koperasi dikelola oleh pengurus dan anggota.
“Hasilnya dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok pengurus dan anggota. Oleh karena itu manajemen sangat diperlukan dalam pengelolaan perekonomian dalam berkoperasi,” kata Edo.
Mayoritas usaha koperasi memiliki keterbatasan dari aspek manajemen usaha, kompetensi SDM maupun kapasitas secara kelembagaan. Pemerintah berusaha meningkatkan kemampuan mereka agar lebih mampu bersaing dalam melayani konsumennya, tidak hanya bagi anggota koperasi tetapi juga melayani seluruh masyarakat secara umum,” jelasnya.
“Masa depan koppontren sangat ditentukan oleh faktor manajerial. Koperasi akan berkembang bisa dikelola secara profesional. Pola manajemen yang diberlakukan dalam koppontren masih sederhana,” tukas Edo. (fudz/nis)

















