Reporter : Ali Mahfudz
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Kabarpas.com – Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Besuk bersama segenap instansi terkait secara serentak membuat 2.260 lubang resapan biopori, Jum’at (19/1/2018).
Lubang biopori tersebut tersebar di semua perkantoran di Kecamatan Besuk. Meliputi SMAN Besuk 100 lubang, SMPN 1 Besuk 80 lubang, SMPN 2 Besuk 80 lubang, MA Bahrul Ulum 100 lubang, SD/MI dan instansi lainnya masing-masing 30 lubang.
Ketua Tim Aksi Lingkungan 1 juta Biopori Kwarran Gerakan Pramuka Kecamatan Besuk Massajo mengatakan Pramuka bukan hanya tentang seberapa banyak kegiatan yang diikuti, tetapi berbicara pramuka pada jati dirinya adalah berbicara tentang seberapa besar empati. Pedulinya terhadap isu-isu kemanusiaan, lingkungan, kehidupan dan generasi masa depan.
“Kesadaran inilah yang ingin terus kita pupuk kepada para peserta didik di semua jenjang pendidikan. Momentum aksi lingkungan 1 juta biopori kami jadikan spirit awal bersama gerakan pramuka Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kecamatan Besuk,” katanya.
Kegiatan ini mendapatkan support yang luar biasa dari Camat Besuk, Kapolsek dan Danramil Besuk, para pembina pramuka dalam hal ini kepala sekolah, Dewan Kerja Ranting (DKR), Puskesmas, para kepala desa (kades) dan lintas sektor lainnya.
“Harapannya insan pramuka di Kecamatan Besuk dapat memacu semangat membangun karakter para peserta didik di tengah gempuran game online, narkoba dan kegiatan-kegiatan yang dapat merusak agar dapat berperilaku budaya sopan patuh, disiplin, berintegritas dan berakhlak mulia,” harapnya.
Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan kegiatan panggung kreasi pramuka pada Kamis (18/1/2018) sore pukul 15.00-17.00 WIB serta malam harinya istighotsah pramuka bersama MUI, NU dan GP Ansor se-Kecamatan Besuk. (fudz/nis)

















