Reporter : Ali Mahfudz
Editor : Anis Natasya
Probolinggo, Kabarpas.com – Nasib nahas dialami oleh Suliman (63), warga jalan Ikan Cumi-cumi RT002/RW006 Kelurahan Mayangan Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo, Senin (22/1/2018). Suliman yang sehari-harinya bekerja sebagai pedagang besi tua sekarat karena terkena baling-baling kapal yang ditumpanginya akibat terkena angin kencang. Kebetulan saat kejadian korban berada di sisi depan sebelah kanan kapal.
Insiden tersebut dialaminya ketika dia menaiki kapal penyebarangan dari Tanjung Tembaga menuju ke Pulau Gili Ketapang. Peristiwa itu terjadi di perairan Mayangan atau 1,5 mil dari Pelabuhan Tanjung Tembaga. Letaknya di persis di tengah perairan antara Probolinggo dan Pulau Gili Ketapag.
Kasat Polairud Polres Probolinggo AKP Slamet Prayitno menceritakan kejadian ini berawal saat korban sekitar pukul 14.30 WIB Senin (22/1/2018) menaiki kapal penumpang yang biasa mengantarkan penumpang menuju pulau Gili Ketapang. Kapal yang membawa 25 orang ini dinakhodai Sanom (50).
“Waktu awal berangkat kapal ini baik-baik saja. Namun sampai di tengah perjalanan menuju pulau Gili, kapal terkena hantaman air laut dan angin yang sangat kencang. Hempasan angin ini mengakibatkan kapal dalam posisi miring dan salah satu penumpang terpental jatuh ke laut. Untuk menyelamatkan korban, nakhoda kapal berupaya ambil haluan berputar, namun nahas baling-baling kapal mengenai korban di kepala bagian telinga kanan,” jelas Slamet Prayitno.
Suliman pun akhirnya ditolong oleh kapal penumpang lainya yang kebetulan berpapasan untuk kembali ke Pelabuhan Tanjung Tembaga. “Selanjutnya korban kami kirim ke RSUD Dr Moch Saleh Kota Probolinggo untuk divisum,” kata Slamet Prayitno.
Untuk proses selanjutnya, nahkoda kapal dimintai keterangan di Kantor Satpolairud Polres Probolinggo. “Nakhoda tidak ditahan, namun wajib memberikan santunan kepada korban,” tukas Slamet Prayitno. (fudz/nis)

















