Menu ✖

Mode Gelap
Wujudkan Mimpi Pebasket Muda Jatim, MPM Honda Jatim Gelar Honda DBL 2023 East Java Series Dukungan Mas Dion Maju Cabup Pasuruan 2024 Kian Masif

Berita Pasuruan · 23 Jan 2018

Potong Pohon, Seorang Pria di Pasuruan Tewas Tersengat Listrik


Potong Pohon, Seorang Pria di Pasuruan Tewas Tersengat Listrik Perbesar

Reporter : Joko Santoso

Editor : Titin Sukmawati

Pasuruan, Kabarpas.com – Naas yang dialami oleh seorang pria pemotong kayu di Desa Toyaning, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Ia tewas setelah tersengat listrik pada saat menebang pohon yang ada di dekat rumahnya.

Informasi yang diperoleh Kabarpas.com menyebutkan, korban diketahui bernama Abdul Khayi,(55) asal Dusun Ngemplak, Desa Toyaning, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Kejadian naas ini diperkirakan terjadi pada pukul 10.00 WIB, Selasa (23/01/2018) pagi.

“Korban meninggal setelah terjatuh dari atas pohon yang ditebangnya. Nah, sebelum jatuh korban sempat tersengat listrik yang berdekatan dengan pohon yang ditebang korban tersebut,” ujar Lukman, salah seorang warga kepada Kabarpas.com, saat ditemui di lokasi kejadian.

Lukman menjelaskan, korban saat itu disuruh salah seorang warga bernama Sahi untuk menebang pohon mangga. Dan sebelum menebang pohon, korban terlebih dahulu memotong cabang-cabang pohon. Nah, ketika akan memotong cabang pohon bagian yang menjorok ke utara yang berdekatan dengan kabel listrik, korban sempat diteriaki oleh Lukman agar tidak dipotong.

“Namun, korban sama sekali tidak menghiraukan, sehingga ketika memotong daun yang menempel di kabel listrik itulah ia (korban.red) tersengat aliran listrik. Waktu itu korban sempat minta tolong, lalu kemudian korban jatuh dan meninggal dunia,” jelas Lukman kepada Kabarpas.com.

Sementara itu, Kapolsek Rejoso, AKP Teguh Pujo saat dikonfirmasi Kabarpas.com mengatakan, jenazah korban tidak divisum lantran permintaan pihak keluarga korban.

“Pihak keluarga korban menolak untuk divisum lantaran kejadian yang menimpa korban itu dianggap musibah,” pungkasnya. (jok/tin).

Artikel ini telah dibaca 43 kali

Baca Lainnya

Home Care Jember Pantau Ibu Hamil Risiko Tinggi dan Penyandang Disabilitas di Sumbersari

27 September 2026 - 08:08

Menara Air Pasar Tanjung, Saksi Krisis Air yang Kini Jadi Cagar Budaya Jember

25 September 2026 - 20:31

Lima Objek di Jember Ditetapkan sebagai Cagar Budaya, Pelestarian Jadi Tantangan

25 September 2026 - 20:28

SMPN 10 Jember Resmi Jadi Bangunan Cagar Budaya

25 September 2026 - 20:26

Pemkot Pasuruan Berangkatkan 28 Peserta Kontingen Porsadin ke Tingkat Jawa Timur

25 September 2026 - 17:06

Gowes Bareng, Mas Adi Tinjau Rusunawa Petahunan hingga Susuri Sungai Melihat Potensi Wilayah Perairan Kota Pasuruan

25 September 2026 - 11:11

Trending di Berita Pasuruan